Ganjar di Kendari Sentil Kader PDIP Menang Pemilu Saja Tidak Cukup

Erni Yanti, telisik indonesia
Sabtu, 11 April 2026
0 dilihat
Ganjar di Kendari Sentil Kader PDIP Menang Pemilu Saja Tidak Cukup
Ganjar Pranowo saat diwawancarai awak media setelah kegiatan konsolidasi kader PDI-Perjuangan di Kota Kendari, Sabtu (11/4/2026). Foto: Erni Yanti/Telisik

" Mantan calon presiden RI dari PDIP pada Pilpres 2024, Ganjar Pranowo, menyentil pola pikir kader partai yang hanya berorientasi pada kemenangan pemilu "

KENDARI, TELISIK.ID – Mantan calon presiden RI dari PDIP pada Pilpres 2024, Ganjar Pranowo, menyentil pola pikir kader partai yang hanya berorientasi pada kemenangan pemilu.  

Ia menegaskan, menang secara elektoral saja tidak cukup tanpa diiringi kerja nyata dalam mengurus kebutuhan rakyat.

Hal ini disampaikan Ganjar Pranowo saat datang di Kendari  dalam rangka konsolidasi kader internal PDI Perjuangan, Sabtu (11/4/2026).

Dalam kunjungannya ini, Ganjar mengingatkan pentingnya peran kader dalam bekerja nyata untuk kepentingan rakyat.

Baca Juga: Gelar Kelas Kader di Kendari, Partai Gema Bangsa Panaskan Mesin Politik Hadapi Verifikasi 2027

Dalam arahannya kepada kader, Ganjar menekankan bahwa politik bukan sekadar soal elektoral, tetapi bagaimana menghadirkan solusi atas persoalan masyarakat.  

Mulai dari penyediaan pangan, penanganan stunting, hingga memastikan birokrasi pemerintahan berjalan dengan baik dan bersih.

“Jadi kader tidak hanya berpikir secara elektoral menang pemilu, tapi bagaimana kita mengurus rakyat, menyiapkan pangan yang baik, menghadapi stunting, serta memastikan birokrasi berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ganjar juga menyoroti sejumlah isu yang belakangan mencuat di media, termasuk dugaan praktik yang tidak sehat dalam tata kelola pemerintahan dan relasi dengan pengusaha.  

Ia mengingatkan agar kader menjaga integritas dan tidak terlibat dalam praktik yang merusak kepercayaan publik.

Ganjar mengajak seluruh struktur partai untuk memperkuat komitmen melalui sinergi tiga pilar partai. Menurutnya, konsolidasi internal menjadi kunci agar agenda strategis partai dapat berjalan efektif.

Ganjar menegaskan bahwa partainya memiliki agenda sendiri dan tidak sekadar mengikuti isu-isu yang berkembang. Fokus utama, kata dia, adalah penguatan organisasi dan kerja nyata untuk masyarakat.

Selain itu, Ganjar memberi perhatian khusus pada peran generasi muda dalam dunia politik. Ia menyebut anak muda sebagai kunci keberlanjutan kepemimpinan yang harus dipersiapkan sejak dini melalui proses kaderisasi yang baik.

Baca Juga: Golkar Muna Kembali Dipimpin Natsir Ido, Ketua DPD I Target 12 Kursi di DPRD Muna dan 11 di Mubar

“Kita harus menyiapkan kaderisasi kepemimpinan, baik di level daerah maupun nasional. Anak muda harus melek politik dan tidak alergi terhadap partai politik,” katanya.

Menurut Ganjar, partai politik memiliki tanggung jawab untuk melakukan rekrutmen, seleksi, dan pelatihan bagi kader muda agar mampu menjadi pemimpin berkualitas.  

Ia juga menilai generasi muda saat ini memiliki keunggulan dalam hal inovasi, pemikiran kritis, serta kepedulian terhadap isu lingkungan dan pemerintahan yang bersih.

Dengan keterlibatan aktif anak muda, Ganjar optimistis masa depan demokrasi akan semakin kuat. Ia menegaskan bahwa tidak ada demokrasi tanpa partai politik, sehingga peran kader muda menjadi sangat strategis dalam menentukan arah bangsa ke depan. (C)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga