adplus-dvertising

Gubernur Ali Mazi: Rusman-Bachrun Bukan Lagi Milik Kelompok

Sunaryo, telisik indonesia
Kamis, 02 September 2021
920 dilihat
Gubernur Ali Mazi: Rusman-Bachrun Bukan Lagi Milik Kelompok
Gubernur Sultra, Ali Mazi melantik Bupati-Wakil Bupati Muna, LM Rusman Emba-Bachrun Labuta. Foto: Ist.

" Pelantikan ini sebagai bentuk tindaklanjut dari SK Mendagri "

KENDARI, TELISIK.ID - LM Rusman Emba akhirnya kembali sah menjadi Bupati Muna. Ia dilantik bersama Wakilnya, Bachrun Labuta oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi, Kamis (2/9/2021).

Pelantikan tersebut sesuai Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Titto Karnavian nomor 131.74-265 tahun 2021 tentang pengesahan pengangkatan kepala daerah hasil Pilkada serentak tahun 2020.

"Pelantikan ini sebagai bentuk tindaklanjut dari SK Mendagri," kata Ali Mazi.


Dengan pelantikan itu, masyarakat Sultra, khususnya Muna merasa bangga menyambut kehadiran kepala daerah dengan semangat yang baru.

"Mulai saat ini, bupati dan wakilnya bukan lagi milik sekelompok orang,  tapi milik seluruh masyarakat Muna," katanya.

Gubernur Ali Mazi juga menekankan, mulai saat ini juga pasangan Rusman-Bachrun tidak membeda-bedakan antara pendukung dan bukan. Semuanya harus sama demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat bersama.

"Momentum pelantikan ini harus dimaknai awal untuk merealisasikan janji politik saat kampanye lalu. Keduanya harus bekerja siang malam untuk memastikan masyarakat dapat merasakan pelayanan pemerintahan yang baik," pesannya.

Ia percaya, Rusman mengetahui kelebihan dan kekurangan pemerintah sebelumnya. Karena itu, bersama Wakil Bupati, Bachrun Labuta yang berlatar belakang birokrasi dapat membenahi kinerja pemerintahan dengan mengedepankan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, efisien, efektif, dan transparan.

Baca Juga: Rusman-Bahrun Siap Sempurnakan Infrastruktur dan Peningkatan Pendapatan Masyarakat

Baca Juga: Masjid dan Musala Terdampak COVID-19 akan Dapat Bantuan Operasional

"Potensi sektor pariwisata dan perikanan Muna yang unggul adalah modal berhada bagi pembangunan. Olehnya itu, bupati dan wakilnya harus bekerja dengan tulus dan ikhlas," terangnya.

Saat ini, tambah Ali Mazi,  sebagai kepala daerah baru harus memiliki semangat pengabdian dengan menciptakan terobosan untuk kegiatan strategis yang pro rakyat dalam mendorong percepatan pembangunan disegala bidang.

Hal yang perlu diperhatikan agar pembangunan dan pemerintahan dapat berhasil, adalah menjaga ketertiban dan ketentraman di tengah-tengah masyarakat.

"Tetap menjaga hormonisasi dengan seluruh elemen masyarakat," pesannya. (C)

Reporter: Sunaryo

Editor: Fitrah Nugraha

Artikel Terkait
Baca Juga