adplus-dvertising

Bupati Muna Patahkan Tudingan Pj Wali Kota Makassar

Sunaryo, telisik indonesia
Rabu, 08 April 2020
4095 dilihat
Bupati Muna Patahkan Tudingan Pj Wali Kota Makassar
Bupati Muna, LM Rusman Emba. Foto: Naryo/Telisik

" Itu tidak benar. Warga Makassar yang ke Muna itu sudah lewat masa inkubasi. "

MUNA, TELISIK.ID - Melalui saluran TV nasional, Pj Wali Kota Makassar, Muh. Iqbal Suhaeb, mengungkapkan bahwa warga Makassar yang meninggal akibat COVID-19, tertular saat mengikuti kegiatan di Kabupaten Muna.

Tudingan itu mendapat reaksi dari Bupati Muna, LM Rusman Emba.  Menurut Rusman, tudingan Pj Wali Kota Makassar itu sangat tidak mendasar dan terkesan mendiskreditkan daerahnya. Betapa tidak, warga Makassar yang meninggal itu diyakini bukan terpapar COVID-19 saat berada di Muna.

"Itu tidak benar. Warga Makassar yang ke Muna itu sudah lewat masa inkubasi," kata Rusman.


Baca juga: Tiga ABK Lambelu yang Sandar di Baubau Terindikasi Terjangkit COVID-19

Mantan senator DPD RI itu hanya mengingatkan Pj Wali Kota Makassar agar tidak membuat statemen yang bisa menimbulkan kegaduhan. Pasalnya, dengan statemen itu, masyarakatnya menjadi resah serta membuat para jemaat gereja asal Muna yang mengikuti kegiatan bersama warga Makassar itu dikucilkan. Padahal, kondisi kesehatan mereka hingga saat ini masih normal.

"Jadi jangan langsung memvonis. Pastikan dulu. Karena selain dari Muna, warga Makassar itu sempat ke Bogor juga," ungkapnya.

Baca juga: Komisi II DPRD Kendari Mulai Soroti Kenaikan Harga Sembako di Pasaran

Dengan adanya statemen dari Pj Wali Kota Makassar itu, akan menjadi perhatian Rusman. Karena itu, pengawasan terhadap orang-orang dari luar akan terus ditingkatkan. Termasuk, orang-orang yang berniat membantu memutus mata rantai penyebaran virus.

"Ini menjadi ancaman bagi kita, jangan sampai mereka membawa virus. Mulai saat ini, harus kita pantau para pendatang," tegasnya.

 

Reporter: Naryo

Editor: Rani

Baca Juga