adplus-dvertising

Hamid Awaluddin: Sumbangan Akidi Tio Rp 2 Triliun Pelecehan Pejabat

M Risman Amin Boti, telisik indonesia
Senin, 02 Agustus 2021
3315 dilihat
Hamid Awaluddin: Sumbangan Akidi Tio Rp 2 Triliun Pelecehan Pejabat
Mantan Menkumham, Hamid Awaludin. Foto: Ist.

" Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Hamid Awaluddin, menyebut sumbangan Akidi Tio Rp 2 Triliun bentuk pelecehan akal sehat para pejabat. "

JAKARTA,TELISIK.ID – Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Hamid Awaluddin, menyebut sumbangan Akidi Tio Rp 2 Triliun bentuk pelecehan akal sehat para pejabat.

Menteri era SBY ini mengatakan, sumbangan Akidi Tio mempengaruhi logika dan nalar para pejabat.

“Sejumlah orang telah melecehkan akal sehat dan memarjinalkan tingkat penalaran para pejabat negeri ini," kata Hamid dalam tulisannya dikutip dari kompas.com, Senin (2/8/2021).


“Hingga uang Rp 2 triliun tersebut benar-benar sudah di tangan, saya tetap menganggap bahwa di negeri ini masih banyak orang yang ingin memopulerkan diri dengan cara melecehkan akal waras para pejabat," sambungnya.

Menurutnya, kejadian ini mengingatkan beberapa peristiwa yang menggemparkan publik sebelumnya. Diantaranya kejadian yang belum terlampaui lama kebelakang.

Seorang yang menyebut dirinya pendeklarasi filantropis dunia akan menyumbang lebih dari 1.000 rumah di Palu, Sulteng, yang dilantakkan oleh bencana alam, likuifaksi.

“Hingga kini sekian tahun kemudian semua deklarasi itu hampa belaka," kata Hamid.

Kata Hamid, yang lebih hebat lagi, sang pemberi janji diganjar dengan penghargaan Bintang Mahaputra.

Baca juga: Bamsoet Beberkan Sosok Akidi Tio, Si Penyumbang Rp 2 Triliun untuk Penanganan COVID-19

Baca juga: Hadapi Pandemi, Jokowi Ajak Seluruh Elemen Bangsa Berdoa dan Bergandeng Tangan

Akibat janji-janji yang tak ditepatinya itu, Wakil Presiden ke-10 dan 12, Jusuf Kalla, berteriak kencang.

“Cabut gelar kehormatan itu”, tulis Hamid.

Sementara itu, Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM, Mahfud MD turut menanggapi pandangan yang disampaikan dalam tulisan Hamid Awaluddin soal sumbangan Rp 2 triliun dari almarhum Akidi Tio.

Mahfud mengatakan, pandangan-pandangan yang kritis memang diperlukan.

"Ini perspektif dari Hamid Awaluddin tentang sumbangan Rp 2 triliun dari Akidi Tio. Bagus, agar kita tunggu realisasinya dengan rasional," kata Mahfud MD di akun Twitternya.

Mahfud menyebut pernah menulis tentang pihak yang ingin difasilitasi mencari harta karun untuk sumbangan ke negara. Nyatanya, kata Mahfud, hal itu tidak bisa divalidasi.

"Saya juga pernah menulis ada orang-orang yang minta difasilitasi untuk menggali harta karun dan lain-lain yang akan disumbangkan ke negara. Tapi tak bisa divalidasi," ujarnya

Selain itu, Mahfud juga bercerita tentang pengalamannya soal pengakuan-pengakuan bombastis tentang uang. Mahfud berharap sumbangan Akidi Tio nyata.

"Waktu saya Menhan ada orang mengaku punya sekoper uang dollar Amerika yang nilai per lembarnya 1000 dollar. Ketika saya tanya ke BI diketawain karena USA hanya mencetak lembaran uang paling tinggi 100 dollar. Ada juga yang minta dibantu menggali harta karun tapi tak jelas. Semoga yang Akidi Tio ini nyata," kata Mahfud MD. (C)

Reporter: M. Risman Amin Boti

Editor: Fitrah Nugraha

Baca Juga