adplus-dvertising

Harga Sendal Jepit Ini Fantastis, Dompetmu Pasti Menangis

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Minggu, 02 Januari 2022
446 dilihat
Harga Sendal Jepit Ini Fantastis, Dompetmu Pasti Menangis
Ketgam: Sendal jepit termahal didunia yang dibuat perusahaan Chipkos. Foto: Cermati.com

" Sandal jepit biasanya dijual dengan harga yang terjangkau, namun yang satu ini dihargai sampai ratusan juta "

KENDARI, TELISIK.ID - Sandal jepit biasanya dijual dengan harga yang terjangkau, namun yang satu ini dihargai sampai ratusan juta.

Sandal ini disebut-sebut sebagai yang termahal di dunia. Sandal jepit ini dibuat oleh perusahaan alas kaki bernama Chipkos. Perusahaan tersebut terkenal dengan produk ramah lingkungannya.

Sandal ini dijual dengan harga yang sangat fantastis. Yaitu dengan nilai 18.000 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp250 juta.


Dilansir Jurnalsoreang, yang membuat harga sandal jepit ini melambung tinggi adalah hiasannya. Sandal ini

dilukis tangan menggunakan emas 18 karat ramah lingkungan, serta berbentuk kotak yang terinspirasi dari gaya tradisional India.

Baca Juga: Daftar Drama Korea Terbaru Januari 2022 yang Paling Ditunggu

Selain itu, sandal termahal di dunia ini dihiasi lukisan dari pelukis terkenal. Diketahui perusahaan Chipkos bekerja sama dengan seniman bernama David Palmer.

Baca Juga: Hana Hanifa Bongkar Prostitusi Artis, Tarifnya Sekali Main Bikin Melongo

Uniknya lagi, penjualan dari sandal jepit ini tak digunakan untuk bisnis. Melainkan akan disumbangkan untuk aksi perbaikan lingkungan. Aksi atau kampanye tersebut dinamakan Stand for Square Feet.

Kampanye itu memuat gerakan melestarikan 10 ribu meter persegi hutan hujan di Kosta Rika yang terancam punah.

Tak berhenti di situ, keuntungan lain dalam pembelian sandal ini adalah menginap dua malam di hotel mewah Beverly Hills.

"Sandal jepit Chipkos ini memberikan kesempatan yang unik bagi para dermawan untuk mendukung inisiatif mereka melestarikan hutan tropis yang terancam punah di Costa Rica," ujar Norm Gershenz, direktur eksekutif SaveNature.Org, dikutip dari Daily Mail. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Kardin

Artikel Terkait
Baca Juga