adplus-dvertising

Inspektorat Sultra Dukung Kota Kendari Sebagai Kota Bebas Pungli

Sumarlin, telisik indonesia
Senin, 26 Juli 2021
1208 dilihat
Inspektorat Sultra Dukung Kota Kendari Sebagai Kota Bebas Pungli
Pemerintah Kota Kendari menyatakan komitmen memberantas pungli melalui UPP Kota Kendari. Foto: Sumarlin/Telisik

" Inspektorat Provinsi Sulawesi Tenggara mendorong Kota Kendari sebagai kota bebas pungli. "

KENDARI, TELISIK.ID - Inspektorat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mendorong Kota Kendari sebagai kota bebas pungli. Hal itu disampaikan dalam sosialisasi Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPP) Sapu Bersih (Saber) Pungli yang digelar Inspektorat Kota Kendari secara hybrid, Senin (26/7/2021).

Untuk mencapai itu, terdapat setidaknya lima bidang yang harus dipenuhi Kota Kendari agar dipilih sebagai kota bebas dari pungli. Kelima bidang itu mencakup sumber daya manusia, operasional, sarana dan prasarana, penganggaran, serta inovasi dan kreasi.

"Untuk di bidang sarana prasarana disini ada penilaian alat transportasi kalau itemnya terkait kendaraan bermotor untuk alat operasional pada kegiatan tersebut saya yakin Kendari sudah menunjukkan kesiapan," ungkap perwakilan Inspektorat Provinsi Sultra, Intan Nurcahya via zoom.

 

Sosialisasi Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPP) Sapu Bersih (Saber) Pungli yang digelar Inspektorat Kota Kendari secara hybrid, Senin (26/7/2021). Foto: Sumarlin/Telisik

 

Untuk item penilaian inovasi, Inspektur Investigasi Inspektorat Provinsi Sultra ini yakin dengan program Jaga Kendari (JARI) yang sudah berjalan.

Sekda Kota Kendari Nahwa Umar menjelaskan, pungutan liar bisa menurunkan kepercayaan masyarakat pada pemerintah, sehingga sosialisasi ini merupakan momen untuk kembali mengingatkan pada semua pihak untuk  menghentikan pungli.

"Buat semua kepala OPD, camat, lurah dan ASN Pemerintah Kota Kendari agar senantiasa menjaga diri hindari praktek pungli,  bekerjalah sesuai ketentuan ikhlas mengabdi pada negara, jangan memakan yang bukan hak kita serta berilah pelayanan terbaik pada masyarakat," ungkapnya.

Sekda juga meminta UPP Kota Kendari terus bekerja dan menyusun program kerja serta sinergi antar pokja, mendengar masukan ahli dan masyarakat untuk menciptakan Kendari bebas pungli.

Baca juga: PPKM di Kendari Kembali Diperpanjang, Cek 16 Aturan Barunya

Baca juga: Bank Sampah Al Faizin, Dorong Warga Lebih Aktif Peduli Lingkungan

"Kalau niat kita sungguh-sungguh untuk mengabdi pada bangsa dan negara Insya Allah rejeki itu datang dari Allah kita akan selalu diberikan yang terbaik. Rejeki itu tidak hanya uang tapi semua hal termasuk kesehatan juga rejeki," tambahnya.

Sementara itu pemateri dari UPP Saber Pungli Sultra Bambang Cahyo menjelaskan, semua upaya yang dilakukan ini untuk menciptakan tata kelola pemerintah yang baik dan bersih.

"Untuk menciptakan good government dan clean government tentunya harus melalui upaya-upaya yang benar-benar tersinkronisasi dan terkoordinasi dengan stakeholder yang ada di seluruh wilayah, maka dibentuklah UPP Saber Pungli," ujar auditor Irwasda Polda Sultra ini.

Dia menambahkan, dari berbagai upaya sosialisasi yang dilakukan, saat ini yang harus dilakukan ialah tindaklanjut atau aksi di lapangan.

Terkait komitmen Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Kendari dalam memberantas Pungli, Inspektur Kota Kendari Syarifuddin mengaku, melalui sosialisasi ini 34 OPD yang ikut berserta camat dan lurah sudah menandatangani komitmen memberantas pungli.

"Dalam komitmen itu ada tugas dan kewenangan kepala OPD untuk memberantas pungli di OPD masing-masing," tegasnya.

Acara sosialisasi ditutup dengan penandatanganan komitmen memberantas Pungli oleh kepala OPD camat dan lurah. Dokumen itu selanjutnya akan dikumpulkan oleh Inspektorat sebagai dokumen dan bahan evaluasi. (A-Adv)

Reporter: Sumarlin

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Baca Juga