Mahasiswa dan Dosen Universitas Pelita Ibu Dampingi Warga Moramo Utara Manfaatkan Mobile JKN
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Rabu, 24 Juni 2026
0 dilihat
Universitas Pelita Ibu mengedukasi warga Moramo Utara memanfaatkan Mobile JKN untuk akses kesehatan digital. Foto: Ist.
" Di tengah transformasi menjadi universitas, Universitas Pelita Ibu memperluas pengabdian kepada masyarakat dengan mengedukasi warga Moramo Utara agar lebih memahami layanan kesehatan digital melalui Mobile JKN "

KONAWE SELATAN, TELISIK.ID - Di tengah transformasi menjadi universitas, Universitas Pelita Ibu memperluas pengabdian kepada masyarakat dengan mengedukasi warga Moramo Utara agar lebih memahami layanan kesehatan digital melalui Mobile JKN.
Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit Universitas Pelita Ibu menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Peningkatan Pemahaman Masyarakat tentang Pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN” di Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit Universitas Pelita Ibu, Marheni Fadillah Harun, SKM., MMRS, bersama tim dosen dan mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, masyarakat mendapatkan edukasi mengenai pemanfaatan aplikasi Mobile JKN sebagai sarana mengakses berbagai layanan Jaminan Kesehatan Nasional secara digital.
Pelaksanaan PKM tersebut berlangsung bertepatan dengan momentum penting bagi institusi penyelenggara. STIKES Pelita Ibu kini resmi bertransformasi menjadi Universitas Pelita Ibu.
Baca Juga: Bersihkan Aset Daerah Pemprov Sultra Lelang 27 Kendaraan Dinas
Perubahan status tersebut menandai pengembangan institusi yang mencakup perluasan program studi, penguatan sumber daya manusia, serta peningkatan kapasitas riset dan pengabdian kepada masyarakat.
Marheni mengatakan transformasi tersebut tidak hanya menjadi perubahan identitas kelembagaan, tetapi juga memperkuat komitmen kampus dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Bertransformasinya STIKES Pelita Ibu menjadi Universitas Pelita Ibu adalah bukti bahwa kami terus tumbuh dan berkomitmen untuk memberikan pendidikan kesehatan terbaik. Dan PKM ini adalah salah satu wujud nyata dari semangat itu-bahwa universitas kami hadir bukan hanya di ruang kelas, tetapi juga di tengah masyarakat yang membutuhkan,” ujar Marheni, dalam keterangan tertulis, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, kegiatan pengabdian yang dilaksanakan Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit mendapat dukungan penuh dari pimpinan Universitas Pelita Ibu.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan sumber daya, fasilitasi dosen dan mahasiswa, serta penguatan program pengabdian yang berkelanjutan.
“Universitas Pelita Ibu sangat mendukung setiap langkah pengabdian yang dilakukan oleh program studi kami. PKM seperti ini adalah cerminan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang sesungguhnya. Kami percaya bahwa kampus yang hebat bukan hanya yang menghasilkan lulusan terbaik, tetapi juga yang memberi dampak nyata bagi masyarakat sekitarnya,” ungkapnya.
Marheni menjelaskan kegiatan tersebut lahir dari temuan di lapangan yang menunjukkan masih banyak masyarakat telah memiliki kartu JKN, tetapi belum memahami secara optimal penggunaan layanan berbasis digital yang disediakan BPJS Kesehatan.
“Aplikasi Mobile JKN sebenarnya sangat memudahkan masyarakat-mulai dari cek status kepesertaan, pendaftaran, antrean online, hingga pengajuan keluhan-semuanya bisa dilakukan dari genggaman tangan. Namun sayangnya, masih banyak yang belum tahu atau belum berani mencoba. Itulah yang mendorong kami untuk hadir langsung di tengah masyarakat,” ujar Marheni.
Ia menambahkan, pemahaman terhadap penggunaan Mobile JKN menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang mudah dan efisien.
Antusiasme warga Moramo Utara menjadi salah satu hal yang paling berkesan dalam kegiatan tersebut. Warga yang hadir tidak hanya mengikuti pemaparan materi, tetapi juga aktif bertanya dan mencoba langsung berbagai fitur yang tersedia dalam aplikasi.
“Saya benar-benar terharu dan bangga melihat semangat masyarakat Moramo Utara hari ini. Mereka tidak hanya hadir, tetapi betul-betul mendengarkan dan berusaha memahami setiap materi yang kami sampaikan. Ini adalah apresiasi terbesar bagi kami sebagai akademisi-ketika ilmu yang kami bawa disambut dengan hati yang terbuka,” ungkapnya.
Marheni menilai antusiasme masyarakat menjadi motivasi bagi tim untuk terus melaksanakan kegiatan serupa di wilayah lain. Menurutnya, pemahaman yang dimiliki satu orang dapat diteruskan kepada keluarga maupun lingkungan sekitarnya.
“Ketika satu orang memahami cara menggunakan aplikasi ini, ia bisa mengajarkan kepada anggota keluarga, tetangga, bahkan warga sekitarnya. Dampaknya akan berlipat ganda. Dan itulah yang kami harapkan dari kegiatan hari ini. Terima kasih, warga Moramo Utara-kalian luar biasa!”
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa. Mereka terlibat sebagai pendamping teknis yang membantu warga mengunduh aplikasi, melakukan pendaftaran, hingga mengoperasikan berbagai fitur Mobile JKN.
“Inilah yang membedakan pendidikan administrasi rumah sakit yang sesungguhnya. Mahasiswa kami tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi turun langsung, melihat tantangan nyata, dan memberikan solusi. Kami ingin lulusan Universitas Pelita Ibu kelak menjadi tenaga yang tidak hanya kompeten, tetapi juga peduli dan berdampak bagi masyarakat,” tegas Marheni.
Kegiatan PKM tersebut juga mendapat sambutan positif dari pemerintah setempat. Camat Moramo Utara menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dalam memahami layanan kesehatan digital.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Hadirkan Kebersamaan Lintas Agama Melalui Program Pertamina Berkah di Kendari
“Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Pelita Ibu, khususnya Prodi Administrasi Rumah Sakit, atas kepedulian dan perhatiannya kepada warga Moramo Utara. Kegiatan seperti ini sungguh kami butuhkan. Banyak warga kami yang sudah punya kartu JKN, tapi masih bingung cara menggunakannya lewat HP. Dengan adanya edukasi langsung dan pendampingan seperti ini, kami yakin masyarakat akan semakin mandiri dalam mengakses layanan kesehatan yang menjadi hak mereka,” ujar Camat Moramo Utara.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah kecamatan dan Universitas Pelita Ibu dapat terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat lainnya.
“Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk Universitas Pelita Ibu agar terus hadir dan berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan. Ini bukan sekadar kegiatan akademik biasa-ini adalah bukti nyata bahwa kampus hadir untuk masyarakat. Semoga ke depan semakin banyak program seperti ini yang menyentuh langsung kehidupan warga kami,” pungkasnya.
Ke depan, Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit Universitas Pelita Ibu berencana memperluas pelaksanaan kegiatan serupa ke berbagai wilayah lain di Sulawesi Tenggara sebagai bagian dari komitmen pengabdian kepada masyarakat dan penguatan literasi kesehatan digital.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi yang panjang dan bermakna. Bagi masyarakat, bagi mahasiswa, bagi universitas, dan bagi kemajuan layanan kesehatan di daerah kita bersama,” tutup Marheni Fadillah Harun. (D-Adv)
Penulis: Ahmad Jaelani
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS