adplus-dvertising

Istri Nyaris Tewas Akibat Suami Minum Obat Sebelum Berhubungan

Muhammad Israjab, telisik indonesia
Kamis, 05 November 2020
5419 dilihat
Istri Nyaris Tewas Akibat Suami Minum Obat Sebelum Berhubungan
Ilustrasi suami istri saat berhubungan intim. Foto: theasianparent

" Hal tersebut membuat seorang dokter 'syok' saat periksa kondisi wanita dalam kisah yang viral ini. Sebab, kondisi si wanita berbeda dari apa yang ia pikirkan sebelumnya. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Suami minum obat sebelum berhubungan badan, membuat dia nyaris bikin istrinya meninggal dunia.

Hal tersebut membuat seorang dokter 'syok' saat periksa kondisi wanita dalam kisah yang viral ini. Sebab, kondisi si wanita berbeda dari apa yang ia pikirkan sebelumnya.

Melansir Independent, kasus ini diterbitkan dalam American Journal of Medicine dengan judul "Hampir dibunuh oleh cinta: A Cautionary Coital Tale."


Dikutip dari Intisari, dalam jurnal tersebut wanita dari Baltimore Amerika Serikat menderita alergi terhadap air mani suaminya.

Ternyata wanita ini sebenarnya juga menderita reaksi anafilaksis terhadap antibiotik.

Reaksi anafilaksis pada dasarnya adalah reaksi alergi yang sangat serius yang berkembang sangat cepat dan dengan cepat bisa menyebabkan kematian.

Baca juga: Kisah Pekerja Seks 19 Tahun Layani 21 Pria Semalam, Bikin Pelanggan Antri

Penyebab awalnya ternyata adalah suaminya minum antibiotik sebelum berhubungan badan.

Menyebabkan air mani suaminya terkonsentrasi dengan nafcillin yang memicu reaksi alergi dari wanita itu.

Sehingga tak lama setelah berhubungan badan, wanita itu mulai mengalami pusing, diare, tangan dan kaki gatal serta berkeringat parah.

Si istri pun, segera dibawa ke rumah sakit untuk perawatan di mana dokter mengira dia menderita sepsis karena tekanan darahnya rendah.

Lalu kemudian dia diberi infus dan antibiotik. Namun, setelah melakukan pemeriksaan lanjutan, dokter syok. Pasalnya, hasil tes menunjukkan wanita ini syok anafilaksis.

Wanita itu memiliki riwayat alergi penisilin sejak kecil dan diketahui bahwa suaminya mencoba mengobati infeksi bakteri dengan antibiotik yang disebut nafcilling dan mengandung penisillin.

Baca juga: Anda Penikmat Kopi? Kenali Jenis-Jenis Tanaman Kopi

Setelah perawatan, tekanan darahnya mulai normal dan kondisinya mulai membaik.

Wanita itu keluar dari rumah sakit dan diberitahu untuk tidak melakukan hubungan intim dengan suaminya setidaknya setelah 1 minggu dia minum antibiotik.

Penulis laporan mengatakan bahwa tulisan ini adalah ketiga kalinya mendapat penolakan tersebut untuk mendokumentasikan dalam jurnal medis.

Namun mereka kemudian menyarankannya menulis resep

Dengan mempertimbangkan bahaya reaksi alergi dan efek samping yang merugikan, tidak hanya untuk pasien tetapi juga untuk keluarga pasien. (C)

Reporter: Muhammad Israjab

Editor: Fitrah Nugraha

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga