KENDARI, TELISIK.ID - Hasil pemantauan BPS di Kota Kendari bulan November tahun 2020 tercatat deflasi sebesar 0,22 persen.

Dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 104,81. Dari 90 kota, 7 kota mengalami deflasi dan 83 kota mengalami inflasi.

Kota Kendari tercatat sebagai kota yang mengalami deflasi terdalam dan deflasi terendah tercatat di Meulaboh (Provinsi Aceh) dan Palopo (Provinsi Sulawesi Selatan) masing-masing 0,01 persen dengan IHK masing-masing 108,02 dan 104,21.

"Komoditas yang memberikan sumbangan deflasi antara lain gula pasir, ikan tongkol atau ikan ambu-ambu, ikan rambe, cabai rawit, kangkung, bayam, daun kelor, ikan teri, ikan cakalang atau ikan sisik, dan ikan layang atau benggol," ungkap Kepala BPS Sultra, Agnes Widiastuti, Selasa (1/12/2020) lalu.

Deflasi yang terjadi di Kota Kendari disebabkan oleh turunnya indeks harga pada kelompok makanan, minuman, tembakau 1,19 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga 0,10 persen.