JAKARTA, TELISIK.ID - Setelah tujuh hari pasca kejadian penembakan oleh aparat kepolisian yang menewaskan enam anggota FPI di Tol Jakarta-Cikampek, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya angkat bicara.
"Saya tegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Hukum harus dipatuhi dan ditegakkan untuk melindungi kepentingan masyarakat, melindungi kepentingan bangsa dan negara. Sudah merupakan kewajiban aparat penegak hukum untuk menegakkan hukum secara tegas dan adil," kata Jokowi di depan Istana Bogor, Minggu (13/12/2020).
Meski telah memberi respon terhadap kasus penembakan laskar FPI tersebut, Jokowi tak sedikitpun menyampaikan ikut berduka atas tragedi kemanusiaan yang menewaskan 6 anggota FPI beberapa waktu lalu.
Respon Presiden Jokowi ini tidak seperti kebanyakan umat Islam yang ramai menyampaikan duka cita atas peristiwa penembakan laskar FPI.
Bahkan ada nitizen yang menggalang donasi untuk keluarga korban penembakan enam anggota FPI sebagai bentuk solidaritas sesama muslim.
