SMPN 10 Kendari Terus Perkuat Pengawasan Siswa Pakai CCTV

Gede Suyana Sriski, telisik indonesia
Sabtu, 07 Februari 2026
0 dilihat
SMPN 10 Kendari Terus Perkuat Pengawasan Siswa Pakai CCTV
SMPN 10 Kendari berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan terhadap siswa agar terhindar dari tindakan perundungan. Foto: Gede Suyana Sriski/Telisik

" SMP Negeri 10 Kendari terus berkomitmen dalam mencegah praktik perundungan dan bullying di lingkungan pendidikan "

KENDARI, TELISIK.ID - SMP Negeri 10 Kendari terus berkomitmen dalam mencegah praktik perundungan dan bullying di lingkungan pendidikan melalui pembinaan karakter, pengawasan ketat, serta pemasangan kamera pengawas (CCTV) di seluruh area sekolah.

Kepala SMPN 10 Kendari, Attia Yuliana Djamal mengatakan, hingga saat ini di sekolahnya tidak ditemukan kasus perundungan berat yang mengarah pada kekerasan fisik, perundungan di media sosial, maupun tindakan yang berujung viral.

"Alhamdulillah, di SMPN 10 Kendari hingga saat tidak ada laporan terkait perundungan yang sampai mengarah ke kekerasan atau viral di media sosial. Namun kami tidak akan lengah untuk mengawasi dan terus memberi arahan dan nasihat agar anak-anak tidak melakukan bullying dalam bentuk apa pun," ujar Attia, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, pencegahan perundungan tidak hanya dilakukan melalui aturan saja. Akan tetapi melalui penanaman nilai adab dan akhlak kepada peserta didik harus terus dilakukan. Sekolah secara rutin memberikan pembinaan pada apel pagi, upacara, serta di dalam kelas.

"Kami secara rutin selalu menyampaikan kepada para siswa bahwa, sepintar apa pun seseorang, tapi kalau tidak punya adab, itu tidak ada gunanya. Jadi adab yang harus ditanamkan dan harus diutamakan,” ungkapnya.

Baca Juga: SMP Negeri 10 Kendari Target Jadi Sekolah Berbasis Digital dan Pembelajaran Menyenangkan

Ia juga menjelaskan, pada usia SMP saat ini merupakan masa pencarian jati diri. Sehingga potensi perilaku ingin menunjukkan dominasi ataupun dianggap hebat oleh teman seumurannya, itu harus diarahkan dengan pendekatan edukatif.

“Kadang ada beberapa anak yang ingin dianggap jagoan begitu, jadi yang kami hindari dan terus kami awasi perilaku siswa. Diharapkan juga kalau ada masalah, jangan sampai terjadi pertengkaran, jangan menghina fisik, jangan berkata kasar, dan yang paling penting jangan sampai mem-bully teman sendiri,” ujarnya.

Untuk memperkuat pengawasan, pihak sekolah telah memasang 15 unit CCTV yang tersebar di setiap ruang kelas, area parkir, kantin, serta ruangan-ruangan sekolah lainnya. CCTV tersebut berfungsi sebagai sarana pencegahan sekaligus pengawasan terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan sekolah.

"Alhamdulillah, CCTV kami sudah terpasang dan aktif semua. Fasilitas ini sangat membantu kami dalam pengawasan siswa, baik di kelas maupun di area luar sekolah seperti parkiran dan juga kantin," ungkapnya.

Baca Juga: Profil H. Asbar, SPd MPd Pimpin SMP Negeri 15 Kendari: Fokus Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Selain itu, sekolah juga telah menerapkan pengawasan terhadap penggunaan ponsel oleh siswa. Ia menegaskan, siswa diarahkan untuk menggunakan ponsel secara bijak dan sesuai kebutuhan pembelajaran.

"Kami rasa perkembangan teknologi memang sangat pesat, apalagi adanya ponsel-ponsel canggih saat ini yang banyak digunakan anak-anak. Jadi kami juga intens untuk melakukan pengawasan terhadap ponsel tersebut. Kalau ada siswa yang bermain ponsel saat jam pelajaran ataupun  disalahgunakan untuk hal-hal negatif, kami akan amankan dan panggil orang tuanya lalu dibuat kesepakatan. Kalau masih melanggar lagi, ponsel tersebut tidak boleh dibawa ke sekolah,” tegasnya.

Demi menjaga marwah sekolah, ia berkomitmen untuk menjadikan SMPN 10 Kendari menjadi lingkungan pendidikan yang bersih, aman, nyaman, berkarakter, dan bebas dari perundungan. Seluruh kebijakan yang berlaku di sekolah tersebut tetap mengacu pada arahan pemerintah dan dinas pendidikan. (C)

Penulis: Gede Suyana Sriski

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga