adplus-dvertising

Jokowi Beber Alasan Pemberian Penghargaan ke Fahri Hamzah dan Fadli Zon

Marwan Azis, telisik indonesia
Kamis, 13 Agustus 2020
1110 dilihat
Jokowi Beber Alasan Pemberian Penghargaan ke Fahri Hamzah dan Fadli Zon
Presiden, Jokowi bersama Wapres, Ma'ruf Amin, Fahri Hamzah dan Fadli Zon usai penganugerahan Tanda Kehormatan Negara Republik Indonesia. Foto: Youtube Setpres.

" Ini sebuah kehormatan karena saya juga dan saudara Fahri dari pimpinan lembaga tinggi negara DPR yang mewakili rakyat, tentu penghargaan ini sebetulnya adalah penghargaan untuk rakyat, kelembagaan perwakilan rakyat artinya juga ini untuk demokrasi kita. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Presiden, Joko Widodo akhirnya angka bicara terkait penghargaan Mahaputera Nararya yang diterima dua tokoh, yakni Fahri Hamzah dan Fadli Zon yang menuai sorotan publik.

Menurut Jokowi, penghargaan tanda jasa kehormatan diberikan bagi seseorang yang memiliki jasa terhadap bangsa dan negara dan telah melalui pertimbangan matang oleh Dewan Tanda Gelar dan Jasa.

“Misalnya ada pertanyaan mengenai Pak Fahri Hamzah, kemudian Pak Fadli Zon, ya, berlawanan dalam politik, kemudian berbeda dalam politik ini bukan berarti kita ini bermusuhan dalam berbangsa dan bernegara. Ya, inilah yang namanya negara demokrasi,” kata Presiden Jokowi usai memimpin penganugerahan Tanda Kehormatan Republik Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (13/8/2020).


Meski berlawanan politik, namun Jokowi mengaku berkawan baik dengan Fahri Hamzah dan Fadli Zon.

Sementara itu, Fahri Hamzah menyampaikan presiden dalam sistem di Indonesia adalah kepala pemerintahan tapi juga kepala negara.

Baca juga: Sejumlah Tokoh Terima Tanda Kehormatan dari Presiden

“Pada momen-momen 17-an seperti ini presiden sebagai kepala negara tentu lebih menonjol menjaga persatuan kita, menjaga simbol-simbol negara kita,” ujar Fahri.

Menurut Fahri, Indonesia sebagai negara demokrasi, harus bisa memelihara persatuan dan kebersamaan, apalagi situasinya COVID-19 sekarang dan inilah momen untuk mempersatukan bangsa.

Hal senada juga disampaikan Fadli Zon. Politisi Gerindra ini menyampaikan, penghargaan yang diterima adalah penghargaan kepada rakyat juga karena bersama-sama menjaga demokrasi dari kepala negara dan presiden untuk merawat serta menjaga Indonesia.

“Ini sebuah kehormatan karena saya juga dan saudara Fahri dari pimpinan lembaga tinggi negara DPR yang mewakili rakyat, tentu penghargaan ini sebetulnya adalah penghargaan untuk rakyat, kelembagaan perwakilan rakyat artinya juga ini untuk demokrasi kita,” kata Fadli Zon.

Bagi Fadli Zon, berbagai perbedaan pandangan yang mewarnai dinamika demokrasi Indonesia merupakan potensi untuk maju.

“Tetap kuat melakukan check and balance,” tandasnya.

Reporter: Marwan Azis

Editor: Kardin

Baca Juga