adplus-dvertising

Jokowi Izinkan Asing Cari Harta Karun di Bawah Laut Indonesia

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Kamis, 04 Maret 2021
1804 dilihat
Jokowi Izinkan Asing Cari Harta Karun di Bawah Laut Indonesia
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

" Untuk peninggalan sejarah dan barang-barang purbakala, bisa dibangun tapi harus memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan, tidak langsung masuk OSS kemudian izin didapatkan. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan bidang usaha pengangkatan benda berharga asal muatan kapal, yang tenggelam terbuka untuk investasi asing.

Hal itu sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. Di Perpres tersebut hanya ada 6 bidang usaha yang tertutup untuk investasi, tidak termasuk pengangkatan benda berharga asal muatan kapal yang tenggelam.

"Jadi, dari 20 bidang usaha, 6 ditutup, 14 dibuka, tapi bukan tanpa ada persyaratan. Dibuka ada syarat khusus. Dari 20, 14 yang dibuka (salah satunya) pengangkatan berharga muatan kapal tenggelam. Jadi kalau mau cari harta karun di laut-laut bisa lah kau turun," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dilansir detik.com, Kamis (4/3/2021).


Namun, ada syarat-syarat yang ditetapkan pemerintah secara ketat untuk bidang usaha tersebut. Jadi investasi asing tidak serta-merta bisa langsung mendapatkan izin.

"Untuk peninggalan sejarah dan barang-barang purbakala, bisa dibangun tapi harus memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan, tidak langsung masuk OSS kemudian izin didapatkan," sebutnya.

Baca juga: Ini Alasan Ketua PBNU Said Aqil Siradj Jadi Komisaris Utama PT KAI

OSS atau online single submission adalah sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik.

"Harus ada syarat-syarat notifikasi dan syarat-syarat (untuk investasi asing) itu tidak gampang karena ini bukan barang-barang sembarangan, semakin bagus barang semakin syaratnya bagus," paparnya.

Hal itupun mendapat berbagai respon seperti Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan dari Kabinet Kerja 2014-2019 lewat akun Twitternya @susipudjiastuti.

Susi Pudjiastuti meminta, agar harta karun dalam laut ini diangkat dan dikelola oleh pemerintah. Ia menyebut, Indonesia sudah banyak kehilangan benda-benda bersejarah.

Tak lupa, ia pun menautkan akun Twitter Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahtu Trenggono dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Pak Presiden @jokowi & Pak MenKP @saktitrenggono @kkpgoid, mohon dg segala kerendahan hati utk BMKT dikelola & diangkat sendiri oleh pemerintah. Sudah banyak kita kehilangan benda2 bersejarah yg seharusnya jadi milik bangsa kita," cuit Susi. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Fitrah Nugraha

TAG:
Baca Juga