Karena Keterbatasan Ekonomi, Lelaki Renta Ini Jualan Pisang Keliling

Arman Jen Saputra , telisik indonesia
Jumat, 21 Juli 2023
0 dilihat
Karena Keterbatasan Ekonomi, Lelaki Renta Ini Jualan Pisang Keliling
Lampali (72) menghidupi istri dengan berjualan pisang keliling, diusianya yang sudah tua. Foto: Arman Jen Saputra/Telisik

" Usia tak menghalanginya untuk mencari nafkah. Meski sudah sangat renta, keterbatasan ekonomi memaksa Lampali untuk terus bekerja "

KENDARI, TELISIK.ID - Usia tak menghalanginya untuk mencari nafkah. Meski sudah sangat renta, keterbatasan ekonomi memaksa Lampali untuk terus bekerja. Di usianya yang sudah menginjak 72 tahun, ia harus jualan pisang keliling demi menghidupi sang istri.

Uang hasil dagangannya yang tidak seberapa, hanya cukup untuk makan berdua sang istri. Sebenarnya Lampali mempunyai 4 orang anak yang sudah sudah berkeluarga dan kini memiliki kehidupannya masing-masing. Lampali tidak pernah menyerah. Setiap habis salat ashar dia mulai berjualan pisang.

Walaupun hasilnya tidak menentu dan terkadang tidak mencukupi, Lampali selalu bersyukur.

Baca Juga: Bukan Seorang Single Parents, Ini Perjuangan Ibu Dua Anak jadi Tulang Punggung Keluarga

“Yah terkadang hasil jualan tidak menentu, tergantung rezeki. Setidaknya bisa membeli beras dan ikan, itu sudah lebih dari cukup,” kata Lampali kepada Telisik.id ketika ditemui di pinggir jalan perempatan Laute 3, Jumat (21/7/2023).

Lampali telah berdagang pisang keliling selama 3 tahun, sejak tahun 2019. Biasanya ia berkeliling menggunakan arko untuk membawa dagangan pisang yang akan dijualnya.

Lampali biasanya mulai jualan pukul 15.40 hingga menjelang magrib. Rute yang biasa dikewatinya belakang Pasar PKL, perempatan Kecak Puuwatu dan perempatan Laute 3.

Baca Juga: Rela Tak Bermain, Siswa SMP di Wakatobi Pilih Jualan Keliling Sepulang Sekolah

Salah seorang pembeli pisang, Siti (48) mengatakan, Lampali selalu sabar dan ramah kepada pembeli. Terkadang dia menjual pisang dengan harga yang sangat murah kepada pelanggannya.

Daeng (52) salah seorang tukang ojek perempatan Laute 3, mengaku sangat kasihan melihat Lampali yang harus berjualan keliling dengan kondisi umur yang sudah tua. Namun kegigihan Lampali membuatnya kagum. Seharusnya lelaki setua itu beristirahat di rumah, Lampali justru menghabiskan sisa usianya di jalanan, menjajakan pisang demi menghidupi keluarganya. (A)

Penulis: Arman Jen Saputra

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga