adplus-dvertising

Kenali 7 Material Kasur dan Raih Tidur Berkualitas Anda

Haidir Muhari, telisik indonesia
Kamis, 19 Agustus 2021
1162 dilihat
Kenali 7 Material Kasur dan Raih Tidur Berkualitas Anda
Ilustrasi tidur yang berkualitas karena pilihan kasur yang tepat. Foto: Repro Dekoruma.com

" Pencahayaan kamar tidur yang gelap atau remang, suhu yang tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas, hingga kasur yang cocok "

KENDARI, TELISIK.ID - Tidur yang berkualitas akan menjadikan seseorang lebih segar dan siap menyambut hari dan beraktivitas kembali.

Sayangnya, tidur berkualitas tidak bisa dirasakan oleh setiap orang. Banyak faktor yang mempengaruhi kualitas tidur seseorang.

Pencahayaan kamar tidur yang gelap atau remang, suhu yang tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas, hingga kasur yang cocok.


Sebelum membeli kasur, penting untuk mengetahui material kasur yang cocok dan sesuai. Setiap material kasur memiliki karakter masing-masing.

Karakter itu boleh jadi sesuai atau tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda. Misalnya kemampuannya dalam menopang tubuh serta menghindarkan hadirnya berbagai kuman.

Dilansir dari Idea.grid.id, inilah ketentuan yang bisa Anda gunakan saat memilih kasur.

1. Untuk berat < 50>

2. Untuk berat 60 kg - 80 kg, sebaiknya menggunakan kasur keempukannya sedang.

3. Untuk berat 80 kg – lebih 90 kg, sebaiknya menggunakan kasur yang keras.

Sementara itu, dilansir dari Suara.com jaringan Telisik.id, ada tujuh jenis kasur yang paling umum di pasaran.

1. Spring Bed

Kasur ini terdiri dari banyak per (pegas) dan lapisan busa yang dirangkai ke dalam rangka tempat tidur. Makin banyak jumlah pegasnya, makin bagus kualitas kasur.

Penggunaan per membuat spring bed bersifat membal. Spring bed yang sudah termakan usia akan mengeluarkan bunyi berderit yang mengganggu. Bisa juga per keluar dari kasur karena tekanan badan.

2. Pocket Spring Bed

Kasur jenis ini adalah inovasi dari spring bed. Per yang ada di dalam bagian kasur dilapisi oleh kantung kain dan berdiri sendiri secara independen.

Hal itu dimaksudkan untuk mengurangi risiko per keluar dari rangka kasur. Pocket spring bed juga masih punya sensasi membal, tetapi lebih teredam dengan maksimal dibandingkan kasur pegas biasa.

3. Foam (Busa)

Busa yang menjadi material kasur ini disebut polyurethane. Tekstur busa yang lebih empuk dan pakem, akan mengikuti posisi badan saat tidur.

Kelemahan kasur berbahan dasar busa makin lama semakin mengempes. Di sisi lain, busa juga diyakini lebih baik untuk kesehatan tulang belakang karena bahannya yang mengikuti bentuk tubuh.

4. Memory Foam

Memory foam terbuat dari busa viscoelastis. Bagi yang banyak bergerak saat tidur cocok untuk menggunakan jenis kasur ini. Direkomendasikan bagi yang punya masalah pada tulang belakang.

Jenis ini mampu menahan beban tubuh secara merata dan mengikuti bentuk tubuh lebih sempurna. Kelemahannya adalah kasur ini menangkap panas pada tubuh. Sehingga sebagian orang akan merasa panas saat berbaring di atasnya.

Baca Juga: 4 Cara Jitu Hilangkan Bekas Jerawat di Wajah

Baca Juga: Resah Kutu Rambut dan Telurnya di Kepala Anda? Ini 4 Cara Menghilangkan

5. Lateks

Kasur ini berbahan dasar cairan putih susu yang berasal dari pohon karet. Kasur ini punya ventilasi alami yang membuat sirkulasi udaranya paling baik dibandingkan kasur jenis lain.

Tidur di atas kasur lateks terasa dingin. Kasur ini juga dipercaya tidak menyebabkan alergi, erta antidebu dan bakteri. Kasur jenis ini memiliki beban lebih berat dari kasur jenis lain.

6. Pillow Top

Pillow top adalah spring bed biasa dengan diberi bantalan tambahan di bagian atas berbahan dasar empuk, seperti busa konvensional, memory foam, atau lateks.

Kasur ini memberikan efek empuk yang maksimal dan nyaman. Ini karena menggabungkan spring bed yang familiar dan awet, dengan lapisan atas yang empuk dan suportif.

7. Plush Top

Plush top berbeda dengan pillow top dari struktur bantalan tambahan yang membentuknya. Bantalan tambahan pada plush top punya struktur yang mirip dengan spring bed.

Lapisan tambahan itu memiliki per lebih pendek dibandingkan spring bed. Sehingga struktur yang lebih kaku dan tidak terlalu membal, namun tetap empuk dan nyaman. (C)

Reporter: Haidir Muhari

Editor: Fitrah Nugraha

Baca Juga