adplus-dvertising

Khawatir Corona, Masker di Bombana Langka

Hir Abrianto, telisik indonesia
Kamis, 05 Maret 2020
1599 dilihat
Khawatir Corona, Masker di Bombana Langka
Salah satu apotek di Bombana yang mengalami kekosongan stok. Foto: Hir/Telisik

" Sebelumnya kami jual dua ribu rupiah perlembarnya, tapi setelah ada isu virus corona sejak bulan Januari lalu, kami sudah susah untuk mendapatkan dari distributor sehingga penjualan sekarang alami kenaikan yakni lima ribu perlembarnya. "

BOMBANA, TELISIK.ID - Akibat maraknya berita virus corona yang mulai mewabah di dalam negeri sejak beberapa pekan terakhir, kepanikan turut dialami warga Bombana. Terbukti, masker di pasaran menjadi barang langka.

Di swalayan Indomaret, sejumlah apotek dan pasar sentral yang bertempat di Kampung Baru, Bombana, kehabisan stok masker.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustian dan Perdagangan Kabupaten Bombana, Hajar, mengatakan, meski virus corona tidak mewabah Provinsi Sulawesi Tanggara khususnya Bombana, tapi masker di beberapa apotek dan swalayan dan pasar sentral sangat sulit ditemukan. Untuk itu, Ia berharap kepada pedagang agar tidak menaikkan harga penjualan.


"Masuki bulan Maret ini, stok masker yang diperjualbelikan sangat langka," ucapnya Kamis (5/3/2020).

Baca Juga : Jadi Buruan Warga, Masker di Kendari Jadi Barang Langka

Ditemui terpisah, salah satu karyawan apotek di Kasipute ikut membenarkan akan kelangkaan masker sejak beredarnya virus corona di Wuhan, Cina, beberapa bulan lalu. 

Harga pembangambilan dari pihak distributor juga mengalami kenaikan sehingga penjualan pun meningat di atas 100%.

"Sebelumnya kami jual dua ribu rupiah perlembarnya, tapi setelah ada isu virus corona sejak bulan Januari lalu, kami sudah susah untuk mendapatkan dari distributor sehingga penjualan sekarang alami kenaikan yakni lima ribu perlembarnya," ucap Vina.

Baca Juga : Antisipasi Virus Corona, DPRD Kolut Panggil Dinas Terkait

Hajar Aswad mengingkatkan pada pedagang untuk tetap mengontrol harga penjualan dan tidak melakukan penimbunan. 

Reporter: Hir
Editor: Rani

Baca Juga