adplus-dvertising

Kisah Bocah 8 Tahun Pandai Ngaji Sebelum Mualaf

Wa Ode Sunaimi Rahman, telisik indonesia
Senin, 28 November 2022
414 dilihat
Kisah Bocah 8 Tahun Pandai Ngaji Sebelum Mualaf
Yoga Setiadi merupakan bocah yang memutuskan mualaf di usia 8 tahun. Foto: Fajar.co.id

" Kisah mualaf kali ini datang dari seorang bocah bernama Yoga Setiadi yang sebelumnya lahir dari keluarga Nasrani "

KENDARI, TELISIK.ID - Kisah mualaf kali ini datang dari seorang bocah bernama Yoga Setiadi yang sebelumnya lahir dari keluarga Nasrani.

Ia tertarik dengan Islam sejak kecil, kemudian ketika di bangku SD kelas 1, saat itu usianya 8 tahun dengan penuh keyakinan ia memutuskan untuk masuk Islam.

Dikutip dari muslim.okezone.com, Yoga berasal dari Katapang, Kalimantan Barat. Ia sedari kecil tinggal bersama orang tuanya di mana agama yang dianut oleh keduanya adalah Nasrani.


Baca Juga: Hidup Serba Glamor, Model Inggris Ini Putuskan Mualaf dan Berhijab

Sejak kecil, Yoga tidak pernah ikut orangtua untuk beribadah, melainkan setiap Jumat dia akan keluar rumah dan bersiap untuk melakukan Salat Jumat, Yogi pandai melafalkan doa-doa salat, sering salat berjamaah dengan teman-teman sekolah walaupun saat itu ia belum mualaf.

Awalnya sang ibu tidak merestui kehendak Yogi masuk Islam, namun melihat kesungguhannya tersebut, Heriyanti kemudian ikhlas akan keputusan Yogi. Sejak kelas 1 SD ia sering mengikuti teman sekolahnya yang beragama Islam.

Baca Juga: Putuskan Mualaf Setelah Sempat Benci Islam dan Jebak Muslim dengan Makanan Haram

Bahkan, setiap mata pelajaran agama Islam ia akan meminta idzin pada guru kelas untuk mengikuti pelajaran tersebut walaupun duduk di bangku paling belakang. Ia begitu antusias mengikuti pelajaran agama Islam.

Yogi di sekolah tidak pernah mau mengikuti pelajaran agamanya dan justru mengikuti kelas agama Islam.

Dikutip dari bangka.tibunnews.com, Yogi diresmikan beragama Islam atau menjadi mualaf pada 5 Oktober 2017 oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Delta Pawan, M Syafi’ie di Kantor KUA tersebut. (C)

Penulis: Wa Ode Sunaimi Rahman

Editor: Kardin

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga