BAUBAU, TELISIK.ID - Revitalisasi Kasuluna Tombi atau tiang bendera Kesultanan Buton oleh Pemerintah Kota Baubau terus mendapat penolakan.

Selain tokoh masyarakat, kali ini datang dari Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sejarah, Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan).

Ketua HMPS Sejarah, Junaidin menilai, Pemkot Baubau tidak sedang berencana melakukan revitalisasi cagar budaya bersejarah tersebut, melainkan sedang membangun Kasulana Tombi dengan jeruji besi.

"Saya sangat menyayangkan jika proyek ini terus dilanjutkan. Sebab benda cagar budaya ini masih terjaga keasliannya dan kesakralannya," beber Junaidin, Selasa (27/10/2020).

Di samping itu lanjutnya, tiang bendera berusia ratusan tahun itu juga merupakan objek penelitian guna pengembangan ilmu pendidikan khususnya di Jurusan Sejarah serta peningkatan kepedulian masyarakat terhadap sejarah bangsanya.