JAKARTA, TELISIK.ID - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, menyatakan bila sampai Pilkada 2020 ditunda, maka banyak posisi kepala daerah yang dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).
"Apakah kita mau mundur sampai COVID selesai tahun 2022? Saya (bisa) punya 270 Plt dengan tandatangan Presiden untuk gubernur dan Plt bupati adalah yang teken Mendagri," kata Tito lewat siaran pers, saat kunjungan kerja ke Atambua, Jumat (19/6/2020).
Menurut Tito jika penundaan ini terjadi, kemudian daerah itu dijabat oleh Plt maka kondisi tersebut bisa membuat kinerja suatu pemerintahan tidak berjalan secara maksimal, sebab terbatasnya suatu wewenang.
"Apakah ini baik? Tidak. Kenapa? Karena Plt itu terbatas kewenangannya dan tidak memiliki legitimasi dari rakyat," terang Tito.
Dirinya memahami sampai hari ini vaksin untuk COVID-19 memang belum juga ditemukan. Tetapi sembari menunggu vaksin tersedia, dia berharap semua orang disiplin menerapkan protokol kesehatan sehingga tetap menjalankan aktivitas dengan tetap waspada. Termasuk untuk pelaksanaan pilkada di tengah pandemi COVID-19.
