Militer AS Kembali Bidik Kolombia dan Meksiko, Trump: Terdengar Bagus
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Senin, 05 Januari 2026
0 dilihat
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat sedang mengadakan konferensi pers di Mar-a-Lago di Palm Beach, Florida. Foto: Xinhua
" Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memantik perhatian internasional setelah membuka peluang operasi militer ke Kolombia dan Meksiko, dengan menyebut rencana tersebut terdengar bagus di tengah isu narkotika regional "

WASHINGTON, TELISIK.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memantik perhatian internasional setelah membuka peluang operasi militer ke Kolombia dan Meksiko, dengan menyebut rencana tersebut terdengar bagus di tengah isu narkotika regional.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan keras terkait kemungkinan keterlibatan militer AS di Kolombia.
Pernyataan itu disampaikan saat Trump berbicara kepada wartawan di pesawat Air Force One, Minggu malam waktu setempat, 4 Januari. Ketika ditanya mengenai opsi operasi militer terhadap Kolombia, Trump menjawab singkat namun tegas, “Hal itu terdengar bagus bagi saya," ucapnya, seperti dikutip dari Xinhua, Senin (5/1/2026).
Baca Juga: Pengundian Belum Rampung, Permintaan Tiket Piala Dunia 2026 Sudah Tembus 150 Juta
Dalam kesempatan tersebut, Trump juga menyinggung Presiden Kolombia Gustavo Petro. Ia menyatakan Petro tidak akan lagi mampu menjalankan aktivitas yang dikaitkannya dengan produksi dan distribusi kokain.
“Dia tidak akan melakukan itu lebih lama lagi,” ujar Trump, tanpa memaparkan bukti atas klaim tersebut.
Trump bahkan menyebut Kolombia dijalankan oleh sosok yang menurutnya bermasalah.
“Negara itu dijalankan oleh seorang pria sakit jiwa yang gemar membuat kokain dan menjualnya ke Amerika Serikat,” kata Trump kepada awak media.
Ia kembali menegaskan tuduhannya dengan menyebut adanya fasilitas produksi narkotika, meski tidak disertai data pendukung.
Sementara itu, Presiden Kolombia Gustavo Petro sebelumnya menyerukan pertemuan mendesak antara Organisasi Negara-Negara Amerika dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Seruan itu disampaikan pada Sabtu, 3 Januari, menyusul serangan Amerika Serikat terhadap Venezuela yang menjadi perhatian kawasan Amerika Latin.
Baca Juga: Maduro Dibawa ke New York, Trump Langsung Ambil Alih Minyak Venezuela dengan Senjata
Petro, yang juga menjabat sebagai presiden bergilir Komunitas Negara-Negara Amerika Latin dan Karibia atau CELAC, menilai eskalasi militer di kawasan perlu dibahas secara terbuka di forum internasional.
Hingga kini, pemerintah Kolombia belum mengeluarkan tanggapan resmi atas pernyataan terbaru Trump.
Dalam wawancara dengan Politico bulan lalu, Trump menyatakan tidak menutup kemungkinan memperluas operasi militer Amerika Serikat terhadap target di negara lain. Pernyataan tersebut kembali memunculkan perhatian global terhadap arah kebijakan luar negeri AS di bawah kepemimpinannya. (Xinhua)
Penulis: Ahmad Jaelani
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS