adplus-dvertising

Miris, Belum Difungsikan Bangunan Pasar Kabupaten Satu Wakatobi Mulai Rusak

La Ode Arjuno Emang Sah, telisik indonesia
Senin, 08 Juni 2020
868 dilihat
Miris, Belum Difungsikan Bangunan Pasar Kabupaten Satu Wakatobi Mulai Rusak
Penampakan kerusakan plafon pasar kabupaten 1 Wakatobi. Foto: Ema/Telisik.

" Harus diperbaiki, karena kami masih punya lima persen sekitar Rp 200 juta sebagai pemeliharaan, tidak selesai atau ada kerusakan sebelum berakhirnya masa jaminan, berarti penyedia punya tanggung jawab. "

WAKATOBI, TELISIK.ID - Belum difungsikan bangunan pasar kabupaten satu Wakatobi yang terletak di Kelurahan Mandati III Kecamatan Wangi-wangi Selatan (Wangsel) mulai rusak.

Kerusakan bangunan yang rampung akhir tahun 2019 itu, terlihat jelas di bagian plafon depan bangunan yang diduga rusak akibat bocornya atap bangunan.

Kepala Dinas Perindag Kabupaten Wakatobi, Syafiudin, mengatakan bangunan tersebut masih dalam tahap pemeliharaan, sehingga  kewenangan untuk perbaikan masih menjadi tanggungjawab pihak penyedia, selaku pelaksana kegiatan.


"Kemarin kami sudah sampaikan kepenyedia selaku pelaksanan untuk memperbaikinya, dan kami juga sudah kirim lansung fotonya. Di pasar sentral itu sampai hari ini masih masa pemeliharaan, sehingga retensinya itu sampai tanggal 20 Juni 2020," tuturnya,  Senin (8/6/2020).

Baca juga: Sri Sultan HB X Minta Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Lebih lanjut kata dia, jika penyedia tidak segera memperbaiki kerusakan, maka Disperindag tidak akan memberikan retensinya, apalagi perusahaan penyedia tersebut berasal dari luar Wakatobi.

"Harus diperbaiki, karena kami masih punya lima persen sekitar Rp 200 juta sebagai pemeliharaan, tidak selesai atau ada kerusakan sebelum berakhirnya masa jaminan, berarti penyedia punya tanggung jawab," pungkasnya.

Untuk diketahui, anggaran pembangunan pasar kabupaten satu Wakatobi tersebut bersumber dari dana Tugas Perbantuan (TP) sebesar Rp 4 miliar. Dana ini digunakan untuk membangun sekira 26 lods.

Reporter: La Ode Arjuno Emang Sah

Editor: Sumarlin

Baca Juga