KENDARI, TELISIK.ID - Lembaga Mitra Palremen Ir Hugua sayangkan sikap Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra yang menolak pemberian vaksin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Padahal jatah vaksin untuk Sultra berupa Sinovac sebanyak 18 ribu dosis dan Astrazeneca 17 ribu dosis itu, hasil dari permintaan anggota Komisi II DPR RI, Ir Hugua ke Kemenkes.
Untuk hal itu, dalam kunjungan kerja Ir Hugua ke Kabupaten Wakatobi akan menyempatkan diri menyerahkan secara simbolis dua merek vaksin tersebut ke Dinkes Sultra.
Sayangnya, Plt Kadis Kesehatan Sultra, Usnia tidak berada di kantornya. Padahal, ia mengetahui jika anggota Komisi II DPR RI, Ir Hugua akan menyempatkan diri untuk menyerahkan vaksin dimaksud.
Tak sampai di situ, Dinkes Sultra bahkan kabarnya menolak bantuan vaksin jenis Astrazeneca sebanyak 17 ribu dosis dengan alasan masyarakat tidak menyukainya.
