KENDARI, TELISIK.ID - Oral seks tak jarang jadi variasi seks sebagai foreplay sebelum penetrasi atau alternatif memuaskan hasrat biologis pasangan saat sedang tidak memungkinkan berhubungan seks.

Namun, dilansir dari Viva.co.id, menurut penelitian terbaru oleh ahli, oral seks menjadi faktor utama kanker tenggorokan. Berikut penjelasannya.

Oral seks adalah "faktor risiko" utama untuk kanker orofaringeal, jenis kanker tenggorokan tertentu yang menyerang amandel dan bagian belakang tenggorokan, menurut seorang ahli dari Inggris.

Baca Juga: Ini Posisi Seks Ampuh Bakar Kalori

Dalam beberapa dekade terakhir, telah terjadi peningkatan pesat pada kanker tenggorokan, mungkin dapat dikatakan sebagai "epidemi" di Barat, ujar Dr. Hisham Mehanna, seorang profesor di Institut Ilmu Kanker dan Genomik Universitas Birmingham, menulis penelitiannya di The Conversation awal minggu ini.