Pakai Baju Adat dan Bawa Kue Ulang Tahun, Warga di Lalembuu Konawe Selatan Sindir Pemprov Sulawesi Tenggara Gegara Jalan Rusak
Muhammad Israjab, telisik indonesia
Senin, 27 April 2026
0 dilihat
Warga Konawe Selatan, Rijal Ramli membuat video terkait jalan rusak di Lalembuu, Konawe Selatan. Foto: Ist.
" Seorang warga di Kecamatan Lalembuu, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), menyindir pemerintah "

KONAWE SELATAN, TELISIK.ID - Seorang warga di Kecamatan Lalembuu, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), menyindir pemerintah.
Melalui unggahan media sosial Facebook, pemilik akun Rijal Ramli membuat video terkait jalan rusak di wilayah tempat ia bermukim.
Di dalam video unggahannya, tampak berada di jalan dengan kondisi tak beraspal, ada kubangan hingga jalan bergelombang.
Di tempat yang sama, ia tampil mengenakan setelan baju adat khas Bugis, sambil memegang kue ulang tahun bertuliskan HUT ke-62 Sultra.
Kue ulang tahun tersebut dimaksudkan untuk menyindir pemerintah daerah. Karena, April 2026 ini merupakan momen perayaan hari jadi Sultra.
Selain itu, ia juga memparodikan menjadi operator alat berat. Padahal yang ia bawa hanya alat berat mainan.
Dihubungi terpisah melalui pesan WhatsApp, oleh awak media Telisik.id, pada Senin (27/4/2026), Rijal Ramli mengatakan, kalau unggahannya sebagai kado HUT Sultra.
"Terkait video saya, adalah untuk kado ulang tahun Sulawesi Tenggara yang begitu mewah, dan anggaran yang begitu besar ketika direalisasikan untuk pemeliharaan jalan di Kecamatan Lalembuu (Konsel)," katanya.
Baca Juga: Pemprov Sulawesi Tenggara Usul Perbaikan Jalan Konsel-Lapoa ke Pemerintah Pusat
Tak ada tujuan lain, lulusan S1 Administrasi Publik Universitas Hasanuddin 2026 itu berharap perhatian pemerintah terkait perbaikan jalan di wilayahnya.
"Saya hanya membawa kepentingan masyarakat Lalembuu, (jalan) tidak pernah terurus, pemerintah provinsi katanya pemerataan pembangunan infrastuktur tapi kami seperti anak tiri dari Sulawesi Tenggara," ujarnya.
"Kok seperti ini selama 42 tahun. Kemana sih uang pajak yang berasal dari Lalembuu pak," tambahnya.
Jalan provinsi tersebut merupakan penghubung dua kabupaten yakni Konawe Selatan dan Kolaka Timur (Koltim).
Rijal mengatakan, tempat ia membuat video terkait jalan rusak di Kecamatan Lalembuu tak hanya satu tempat.
"Ada 3 titik di Desa Tombeleu, Atari Jaya khususnya di jembatan kem, Kelurahan Atari Indah jalan yang jalannya licin sekali," ucap pria 26 tahun tersebut.
Di sisi lain, saat ini Pemprov Sultra terus mengupayakan perbaikan infrastruktur jalan berbagai wilayah.
Salah satu ruas menjadi perhatian serius, batas Kabupaten Konsel-Lapoa, panjang kurang lebih 26 kilometer.
Hingga saat ini, penanganan baru mencapai sekira lima kilometer dari arah Lapoa, sebagian besar ruas lainnya masih dalam kondisi rusak.
Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra, Andi Syahrir mengatakan, pemerintah daerah terus mencari berbagai solusi.
"Di tengah keterbatasan, kita menggunakan berbagai pendekatan agar persoalan jalan ini bisa segera terselesaikan," ujar Andi Syahrir, Senin (27/4/2026), melalui keterangan tertulisnya.
Baca Juga: BPR Bahteramas Kenalkan UMKM Binaan dan Edukasi Perbankan di Expo Harmoni Sultra 2026
Ruas batas ini, pemprov mengusulkan perbaikannya melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD).
Bersumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Pekerjaan Umum.
"Rencana awal pembahasan dengan Kementerian PU dijadwalkan pada Juni 2026, guna memastikan persetujuan, skema penanganan, tahun pelaksanaan, serta besaran anggaran," jelasnya. (B)
Penulis: Muhammad Israjab
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS