Pedagang Mengeluh Pembeli Sepi di Kampanye Paslon Wali Kota Baubau Yusran-Hamsinah
Elfinasari, telisik indonesia
Senin, 18 November 2024
0 dilihat
Pelaku UMKM dagangkan jualannya di Lapangan Lembah Hijau Baubau. Foto: Elfinasari/Telisik
" Kampanye akbar pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau nomor urut 3, Yusran Fahim dan Wa Ode Hamsinah Bolu, di Lapangan Lembah Hijau pada Senin (18/11/2024), menjadi kesempatan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendagangkan jualannya "


BAUBAU, TELISIK.ID – Kampanye akbar pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau nomor urut 3, Yusran Fahim dan Wa Ode Hamsinah Bolu, di Lapangan Lembah Hijau pada Senin (18/11/2024), menjadi kesempatan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendagangkan jualannya.
Meskipun kampanye berlangsung meriah, tidak memberi pengaruh positif bagi sebagian pedagang. Mereka mengeluhkan penjualan yang masih sepi oleh pembeli.
Sinta, salah seorang pedagang camilan, mengungkapkan bahwa penjualannya tidak begitu ramai. Ia menawarkan berbagai jenis makanan, seperti kimbab, kacang polong, basreng, dan lainnya, dengan harga mulai dari Rp2.000.
Baca Juga: Pemkab Kolaka Didesak Transparan Salurkan Beasiswa Mahasiswa Kurang Mampu dan Berprestasi
“Penjualan masih agak sepi, baru laku sekitar Rp 100 ribu. Mungkin karena hujan juga,” keluhnya.
Selain keuntungan yang diperoleh masih minim, Sinta juga mengeluhkan kondisi parkir kendaraan yang dianggapnya kurang tertata dengan baik, sehingga menghambat akses pembeli ke lapaknya.
“Parkirnya kurang teratur, motor dan mobil banyak diparkir sembarangan,” ujarnya.
Pedagang lainnya, Rudi, yang menjual es tong tong dan siomay, juga mengungkapkan kendala serupa. Ia mengaku bahwa hujan yang mengguyur hampir sepanjang acara menjadi faktor utama sepinya pembeli.
“Sepi sekali yang beli. Dagangan saya masih utuh, belum banyak yang laku, karena hujan toh,” katanya.
Baca Juga: Oknum Pejabat Dilaporkan Istri Sah, Bukti Perzinaan Diungkap Lewat Fitur Medsos Close Friend
Berbeda dengan Sinta dan Rudi, Agus, pedagang siomay lainnya, sebaliknya mengaku penjualannya cukup laris. Ia mulai berjualan sejak pukul 12.30 WITA dan merasa senang karena dagangannya banyak diminati pembeli hingga sore hari.
“Alhamdulillah, hingga sore ini saya sudah mendapatkan penghasilan sekitar Rp 200 ribu. Lumayan, di sini kami cukup bebas berjualan, hanya diingatkan untuk menjaga kebersihan,” tutur Agus.
Meskipun cuaca hujan menjadi tantangan bagi sebagian pedagang, mereka tetap berharap agar penjualan akan lebih ramai pada hari-hari berikutnya, seiring dengan semakin meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap kampanye dan acara di Lapangan Lembah Hijau. (A)
Penulis: Elfinasari
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS