MUNA BARAT, TELISIK.ID - Keluhan petani terkait anjloknya harga jagung di Muna Barat mendapat respon dari Pemerintah Desa (Pemdes) Marobea, Kecamatan Sawerigadi.

Kepala Desa Marobea, Muslimin mengatakan, keluhan terkait menurunnya harga jagung itu disampaikan oleh masyarakat khususnya petani jagung di wilayahnya.

Untuk itu, kata dia, pemerintah desa setempat saat ini sedang mencarikan peminat atau pembeli jagung dari daerah lain, misalnya dari Kota Kendari. Namun, pembeli selalu meminta agar jagung yang dijual itu memang sudah kering.

Saat ini, pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan pembeli jagung di Kota Kendari dengan permintaan harga Rp 4.000 per kilo gram dan mobilisasi menjadi tanggung jawab penjual.

Baca Juga: Petani Muna Barat Keluhkan Harga Jagung Anjlok