Pendaftaran Konsultan Individu 2026 Resmi Dibuka ATR/BPN, Berikut Syarat Lengkap dan Formasinya

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Jumat, 02 Januari 2026
0 dilihat
Pendaftaran Konsultan Individu 2026 Resmi Dibuka ATR/BPN, Berikut Syarat Lengkap dan Formasinya
ATR/BPN resmi membuka pendaftaran Konsultan Individu 2026 untuk memperkuat perencanaan, evaluasi kinerja, dan pengelolaan data kementerian. Foto: Repro Merdeka.

" Pemerintah melalui ATR/BPN resmi membuka pendaftaran Konsultan Individu 2026 guna memperkuat perencanaan, evaluasi kinerja, serta pengelolaan data strategis kementerian nasional "

JAKARTA, TELISIK.ID - Pemerintah melalui ATR/BPN resmi membuka pendaftaran Konsultan Individu 2026 guna memperkuat perencanaan, evaluasi kinerja, serta pengelolaan data strategis kementerian nasional.

Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan (ATR/BPN) Nasional, secara resmi membuka rekrutmen Konsultan Individu untuk tahun anggaran 2026.

Kesempatan ini ditujukan bagi tenaga profesional dari berbagai latar belakang keilmuan yang memiliki kompetensi teknis sesuai kebutuhan kementerian.

Rekrutmen tersebut menjadi bagian dari penguatan fungsi perencanaan, pengendalian, dan evaluasi program strategis ATR/BPN.

Melansir dari Kontan, Jumat (2/1/2026), pembukaan pendaftaran diumumkan melalui kanal resmi Biro Perencanaan dan Kerja Sama ATR/BPN sejak akhir Desember 2025.

Dalam pengumuman tersebut dijelaskan bahwa konsultan individu akan dilibatkan langsung dalam proses perencanaan kebijakan, evaluasi kinerja organisasi, hingga pengelolaan dan visualisasi data. Seluruh tugas diarahkan untuk mendukung pelayanan publik di bidang agraria dan tata ruang agar berjalan efektif, terukur, dan akuntabel.

Langkah ini juga diposisikan sebagai respons atas meningkatnya kompleksitas pembangunan nasional, khususnya dalam pengelolaan pertanahan dan penataan ruang. Melalui keterlibatan konsultan individu, kementerian berharap proses perencanaan dan pengambilan keputusan berbasis data dapat dilakukan secara lebih sistematis, sesuai dengan target pembangunan yang telah ditetapkan.

Berdasarkan informasi resmi, terdapat tujuh formasi utama yang dibuka dalam rekrutmen Konsultan Individu 2026. Setiap formasi memiliki kualifikasi pendidikan, pengalaman kerja, serta keahlian teknis yang berbeda. Berikut daftar lengkap formasi beserta persyaratan utamanya.

Baca Juga: Update Pendaftaran CPNS 2026: Berikut Jadwal Resmi dan Syarat Lengkap hingga Tahapan Seleksi

Daftar Formasi Konsultan Individu ATR/BPN 2026

1. Pengelolaan dan Pelaporan Evaluasi Kinerja, tiga posisi.

Formasi ini mensyaratkan pendidikan minimal S1 atau S2 bidang pertanahan atau tata ruang. Pelamar diharapkan memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun dalam pengelolaan kinerja instansi pemerintah, kemampuan analisis yang baik, serta kecakapan menyusun laporan kinerja secara periodik dan sistematis.

2. Pemantauan dan Evaluasi Kinerja, satu posisi.

Pendidikan minimal S1 Teknik Komputer, Informatika, atau Statistika menjadi syarat utama. Pelamar harus menguasai Microsoft Excel, memahami dasar bahasa pemrograman, serta mampu mengolah data evaluasi menjadi grafik atau visual pendukung laporan kinerja.

3. Perencanaan Tahunan, tiga posisi.

Formasi ini terbuka bagi lulusan S1 semua jurusan dengan batas usia maksimal 30 tahun. Pelamar diharapkan menguasai aplikasi Krisna Renja dan Renstra, memiliki kemampuan analisis data perencanaan anggaran, serta mampu bekerja secara kolaboratif dengan tim perencana.

4. Perencanaan Jangka Panjang dan Menengah, dua posisi.

Persyaratan utama meliputi pendidikan minimal S1 semua jurusan dan usia maksimal 30 tahun. Pelamar harus mampu menganalisis dokumen perencanaan strategis jangka menengah dan panjang, serta menguasai teknik visualisasi data untuk kebutuhan paparan pimpinan.

5. Penyusunan Anggaran, dua posisi.

Formasi ini ditujukan bagi lulusan S1 Teknik, Teknologi Informasi, Ekonomi, atau bidang relevan. Pengalaman minimal dua tahun dalam pengelolaan anggaran pemerintah menjadi syarat, disertai penguasaan aplikasi SAKTI, Google Colab, dan Looker Studio.

6. Sekretaris Pimpinan, satu posisi.

Pendidikan minimal D3 atau S1 Sekretaris, Administrasi Publik, atau Manajemen. Pelamar harus memiliki pengalaman minimal tiga tahun sebagai sekretaris eksekutif, mampu mengelola administrasi pimpinan, serta memenuhi ketentuan administratif yang ditetapkan panitia.

7. Data Visualization, satu posisi.

Pendidikan S1 Statistik, Data Science, atau Teknologi Informasi menjadi syarat utama. Pelamar diharapkan memiliki pengalaman kerja minimal tiga tahun dalam pengolahan dashboard dan infografis, serta menguasai aplikasi Tableau, Power BI, atau Canva.

Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan yang tersedia pada unggahan resmi Instagram Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kementerian ATR/BPN.

Pelamar diminta memastikan kelengkapan dokumen administrasi sesuai ketentuan tata naskah dinas yang berlaku dan tidak sedang terikat kontrak kerja dengan instansi lain.

Selain itu, peserta yang dinyatakan lolos seleksi diharapkan memiliki kemampuan bekerja di bawah tekanan, menjaga kerahasiaan data strategis, serta mematuhi ketentuan kerja yang ditetapkan kementerian.

Baca Juga: Viral Link Pendaftaran Kartu Prakerja 2025 dengan Insentif Rp 4,2 Jita, Begini Faktanya

Penugasan konsultan akan berada langsung di bawah koordinasi Biro Perencanaan dan Kerja Sama ATR/BPN.

Adapun jadwal rekrutmen telah ditetapkan secara rinci. Pengumuman lowongan berlangsung pada 30 Desember 2025 hingga 9 Januari 2026. Masa pendaftaran dibuka mulai 30 Desember 2025 sampai 11 Januari 2026.

Seleksi administrasi dijadwalkan pada 12 hingga 13 Januari 2026, dengan pengumuman hasil pada 15 Januari 2026. Tahapan wawancara akan dilaksanakan pada 19 hingga 20 Januari 2026, sedangkan pengumuman akhir direncanakan pada 23 Januari 2026.

Dengan skema rekrutmen tersebut, ATR/BPN membuka ruang partisipasi profesional untuk terlibat langsung dalam penguatan perencanaan dan tata kelola kebijakan agraria dan tata ruang nasional sepanjang tahun anggaran 2026. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga