Pendaftaran Program Magang Nasional 2026 Tambahan Kuota 150 Ribu Dibuka, Digaji UMP Tertinggi Tembus Rp 5,7 Sebulan
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Selasa, 19 Mei 2026
0 dilihat
Program Magang Nasional 2026 membuka 150 ribu kuota baru dengan gaji setara UMP daerah penempatan. Foto: Repro Lombok News
" Pemerintah membuka tambahan kuota Program Magang Nasional 2026 sebanyak 150 ribu peserta "

JAKARTA, TELISIK.ID - Pemerintah membuka tambahan kuota Program Magang Nasional 2026 sebanyak 150 ribu peserta dengan insentif setara UMP hingga Rp 5,7 juta per bulan.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan tambahan kuota sebanyak 150 ribu peserta untuk Program Magang Nasional 2026. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya yang mencapai 100 ribu peserta.
Program magang tersebut ditujukan bagi lulusan baru agar memperoleh pengalaman kerja sekaligus pelatihan langsung di lingkungan profesional selama enam bulan.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, mengatakan peningkatan kuota dilakukan berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan keterampilan lulusan baru.
“Mereka kita beri pekerjaan atau magang di suatu instansi, baik swasta maupun pemerintah. Dan mereka selama 6 bulan dididik bersama mentor yang memang profesional di bidangnya,” kata Afriansyah, sebagaimana dikutip dari SindoNews, Selasa (19/5/2026).
Baca Juga: Peserta Magang Nasional 2026 Berhak Dapat THR, Begini Penjelasannya
Peserta program nantinya akan ditempatkan di berbagai instansi pemerintah maupun perusahaan swasta sesuai kebutuhan program magang nasional. Selama mengikuti program, peserta akan mendapatkan pendampingan langsung dari mentor profesional di bidang masing-masing.
Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta juga mendapatkan insentif dari pemerintah sebesar Upah Minimum Provinsi (UMP) sesuai wilayah penempatan.
Afriansyah menjelaskan peserta yang ditempatkan di Jakarta akan menerima insentif tertinggi dibandingkan sejumlah daerah lain.
“Kalau dia dapatnya Jakarta, mereka mendapatkan per bulan itu 5,8 juta,” ungkapnya.
Program Magang Nasional 2026 disebut mengalami peningkatan minat pendaftar dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Pemerintah menilai program tersebut menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan berbasis praktik kerja langsung.
Kemnaker juga menyiapkan sistem pendampingan selama masa magang berlangsung agar peserta memperoleh kemampuan teknis yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Selain itu, peserta yang menyelesaikan program magang akan memperoleh sertifikasi kompetensi secara gratis sebagai pengakuan formal atas keterampilan yang dimiliki.
Baca Juga: Rekrutmen Magang Kementerian Sekretariat Negara Tahap II Resmi Dibuka, Berikut Syarat dan Alur Pendaftaran
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan sertifikasi tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi peserta saat memasuki pasar kerja.
“Sertifikasi kompetensi ini kami berikan secara cuma-cuma sebagai bentuk apresiasi sekaligus modal bagi para peserta. Kami ingin lulusan magang tidak hanya membawa pengalaman praktis, tetapi juga memiliki bukti formal yang diakui secara luas oleh industri,” ujar Yassierli.
Program Magang Nasional 2026 menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pelatihan vokasi bagi lulusan SMA dan SMK di berbagai daerah Indonesia. Pemerintah berharap peserta yang mengikuti program tersebut dapat memiliki pengalaman kerja dan keterampilan yang lebih siap menghadapi kebutuhan industri nasional. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS