Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 dari Kuliah Gratis hingga Peluang jadi ASN, Ini Syarat dan Alur Lengkapnya
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Kamis, 15 Januari 2026
0 dilihat
Sekolah kedinasan 2026 kembali dibuka, menawarkan kuliah gratis serta peluang berkarier sebagai aparatur sipil negara. Foto: Repro Antara.
" Sekolah kedinasan kembali menjadi incaran lulusan SMA dan SMK karena menawarkan kuliah gratis, sistem seleksi nasional "

JAKARTA, TELISIK.ID - Sekolah kedinasan kembali menjadi incaran lulusan SMA dan SMK karena menawarkan kuliah gratis, sistem seleksi nasional, serta peluang besar berkarier sebagai aparatur sipil negara (ASN)
Sekolah kedinasan masih menempati posisi penting dalam peta pendidikan tinggi di Indonesia, terutama bagi siswa kelas 12 SMA dan SMK sederajat yang ingin melanjutkan studi tanpa beban biaya. Jalur pendidikan ini tidak hanya menyediakan fasilitas pendidikan yang ditanggung negara, tetapi juga membuka peluang kerja di instansi pemerintah setelah lulus pendidikan sesuai kebutuhan formasi nasional.
Setiap tahun, pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyiapkan sistem seleksi sekolah kedinasan secara terpusat. Mekanisme tersebut dirancang transparan, terukur, dan dapat diakses oleh seluruh peserta dari berbagai daerah.
Menjelang tahun 2026, minat masyarakat kembali meningkat seiring informasi awal mengenai pendaftaran sekolah kedinasan yang mulai banyak dicari.
Melansir dari Kompas, Kamis (15/1/2026)0, sekolah kedinasan merupakan institusi pendidikan tinggi yang dikelola langsung oleh kementerian atau lembaga negara. Pola pendidikannya disusun untuk mencetak sumber daya manusia sesuai kebutuhan sektor strategis pemerintahan.
Lulusan sekolah kedinasan umumnya disiapkan untuk mengisi formasi di bidang keuangan negara, statistik, perhubungan, pemerintahan dalam negeri, hingga sektor intelijen dan keamanan transportasi.
Selain pembebasan biaya pendidikan, keunggulan lain sekolah kedinasan terletak pada fasilitas penunjang seperti asrama, pelatihan kedisiplinan, serta jalur karier yang relatif jelas. Meski demikian, proses seleksi masuk dikenal ketat karena kuota terbatas dan peminat tinggi dari seluruh Indonesia.
Baca Juga: Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Berikut Persiapan Syarat dan Jadwal Resminya
Hingga saat ini, jadwal resmi pendaftaran sekolah kedinasan 2026 memang belum diumumkan. Namun, jika merujuk pada pola seleksi tahun sebelumnya, pendaftaran diperkirakan dibuka pada pertengahan tahun. Pemerintah biasanya mengumumkan formasi dan instansi penyelenggara pada akhir Juni, dilanjutkan pembukaan pendaftaran melalui portal resmi SSCASN Sekolah Kedinasan.
Berikut gambaran umum jadwal seleksi sekolah kedinasan yang biasanya diterapkan setiap tahun:
- Pengumuman formasi dan instansi penyelenggara pada akhir Juni
- Pembukaan pendaftaran daring melalui portal SSCASN pada akhir Juni hingga pertengahan Juli
- Seleksi administrasi setelah masa pendaftaran ditutup
- Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar menggunakan sistem CAT BKN pada Agustus
- Pengumuman hasil akhir seleksi sekitar September
Seluruh proses pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan secara daring melalui portal resmi milik Badan Kepegawaian Negara, yakni SSCASN Sekolah Kedinasan. Portal ini menjadi satu-satunya jalur pendaftaran resmi bagi seluruh sekolah kedinasan di Indonesia.
Sistem terpusat tersebut memungkinkan peserta memantau tahapan seleksi secara terbuka dan meminimalkan potensi kesalahan administrasi.
Calon peserta diwajibkan memiliki akun SSCASN sebelum mendaftar. Pembuatan akun menggunakan data kependudukan yang valid, seperti Nomor Induk Kependudukan dan Nomor Kartu Keluarga. Data tersebut akan diverifikasi secara sistem sebelum peserta dapat melanjutkan ke tahap pendaftaran sekolah kedinasan yang dipilih.
Adapun tata cara pendaftaran sekolah kedinasan 2026 secara umum meliputi tahapan berikut:
1. Mengakses laman resmi pendaftaran sekolah kedinasan melalui portal SSCASN BKN.
2. Membuat akun SSCASN Sekolah Kedinasan menggunakan NIK dan Nomor Kartu Keluarga.
3. Melengkapi formulir pendaftaran sesuai data pribadi dan riwayat pendidikan.
4. Mengunggah pas foto serta dokumen persyaratan sesuai ketentuan masing-masing sekolah kedinasan.
5. Memeriksa kembali seluruh data yang diinput dan mencetak kartu pendaftaran.
6. Mengikuti proses seleksi administrasi dan Seleksi Kompetensi Dasar berbasis CAT BKN.
Baca Juga: BTW Edutech Gandeng SMAN 2 Kendari Buka Akses Sekolah Kedinasan
Selain tata cara pendaftaran, calon peserta juga perlu memahami alur seleksi secara menyeluruh. Setelah akun berhasil dibuat, peserta mengisi formulir pendaftaran dan memilih sekolah kedinasan yang dituju. Dokumen persyaratan seperti rapor, ijazah atau surat keterangan lulus, kartu identitas, serta dokumen tambahan wajib diunggah sesuai ketentuan instansi penyelenggara.
Tahap berikutnya adalah verifikasi administrasi oleh instansi terkait. Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar menggunakan sistem Computer Assisted Test milik BKN. Hasil SKD menjadi penentu utama kelulusan awal sebelum peserta dinyatakan lolos ke tahap akhir seleksi.
Dengan sistem seleksi nasional yang terintegrasi dan persaingan yang ketat, calon peserta disarankan mempersiapkan diri sejak dini. Informasi resmi terkait jadwal, syarat, dan formasi sekolah kedinasan 2026 nantinya akan diumumkan melalui kanal pemerintah dan portal SSCASN Sekolah Kedinasan. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS