adplus-dvertising

Pengguna WhatsApp Berangsur-angsur Beralih ke BiP

Muhammad Israjab, telisik indonesia
Kamis, 21 Januari 2021
892 dilihat
Pengguna WhatsApp Berangsur-angsur Beralih ke BiP
Aplikasi pesan BiP pesaing WhatsApp. Foto: Repro kumparan.com

" Sekitar 6,4 juta orang telah beralih ke BiP sejak Jumat lalu. Dalam lingkungan ini, BiP dipandang sebagai aplikasi chatting yang aman. Kami akan berhadapan langsung dengan Telegram sekarang. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Penggunanya mulai meninggalkan aplikasi WhatsApp sejak pengelolanya mengeluarkan aturan baru data pengguna bisa diambil Facebook.

Warganet memilih aplikasi alternatif seperti BiP dari Turki, Telegram dari Rusia, dan Signal dari AS.

Menurut laporan Daily Sabah, sekitar 2 juta pengguna per hari telah menginstal BiP. Aplikasi ini dikembangkan oleh operator telepon seluler Turkcell.


Manajer Umum Turkcell Murat Erkan mengatakan, angka tersebut melebihi jumlah unduhan sebelum 6 Januari, hari saat WhatsApp memperbarui persyaratan privasinya.

WhatsApp sudah mempunyai pengguna 2 miliar, sebagian sudah migrasi ke aplikasi lain.

”Sekitar 6,4 juta orang telah beralih ke BiP sejak Jumat lalu. Dalam lingkungan ini, BiP dipandang sebagai aplikasi chatting yang aman. Kami akan berhadapan langsung dengan Telegram sekarang,” kata Murat Erkan.

Menurut dia, jumlah orang yang mengunduh aplikasi perpesanan BiP telah mencapai 60 juta. Dalam beberapa bulan ke depan dia melihat bisa melebihi 100 juta pengguna.

Baca juga: Cerita Mistis Gua Kumapo yang Penuh Tengkorak Manusia

Diluncurkan pada 2013, BiP digunakan oleh jutaan orang di 192 negara, yang sebagian besar berada di Eropa. Jerman adalah salah satu pasarnya yang paling aktif, menurut Erkan. Jumlah unduhan terbanyak di Prancis dan Ukraina.

”Saat ini permintaan naik di Eropa dan Timur Tengah,” katanya.

Menurut data yang diberikan oleh Turkcell, sekitar 140 miliar pesan dikirim melalui aplikasi pada tahun 2020. Panggilan yang dilakukan melalui aplikasi tersebut mencapai 2 miliar menit.

Sekitar 150 juta menit panggilan video dilakukan sepanjang tahun. BiP memiliki lebih dari 10 juta pengguna aktif bulanan.

Populernya BiP salah satunya didukung pemerintah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Seperti disampaikan Kepala Kantor Transformasi Digital Ali Taha Koc mengimbau warga Turki untuk meninggalkan aplikasi WhatsApp.

Rilis berita kepresiden mulai didistribusikan lewat BiP sehingga para wartawan negara itu mengunduh aplikasi. Presiden Erdogan juga mengajak rakyatnya pindah aplikasi menggunakan BiP. (C)

Reporter: Muhammad Israjab

Editor: Fitrah Nugraha

TAG:
Baca Juga