adplus-dvertising

Penyalahgunaan Narkoba di Muna Tinggi, BNNK Tambah Kelurahan Bersinar

Sunaryo, telisik indonesia
Senin, 31 Mei 2021
863 dilihat
Penyalahgunaan Narkoba di Muna Tinggi, BNNK Tambah Kelurahan Bersinar
Bupati Muna, LM Rusman Emba bersama Kepala BNNK Muna, La Hasariy usai pencanangan kelurahan/desa Bersinar. Foto: Sunaryo/Telisik

" Tahun ini (2021), kita tambah bentuk dua kelurahan lagi yakni Raha III dan Fookuni di Kecamatan Katobu. "

MUNA, TELISIK.ID - Tingkat penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Muna masih tergolong tinggi. Berdasarkan pemetaan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Muna, ada beberapa kelurahan/desa yang menjadi kawasan rawan penyalahgunaan dan peredaran barang haram tersebut.

Untuk pencegahannya, BNNK Muna membentuk kelurahan/desa Bersih Narkoba (Bersinar). Senin (31/5/2021), Kepala BNNK Muna, La Hasariy bersama Bupati, LM Rusman Emba kembali menambah dua kelurahan/desa Bersinar.

Hasariy menerangkan, pembentukan kelurahan/desa Bersinar telah dilakukan sejak tahun 2019 lalu. Dimana, berdasarkan SK Bupati Nomor 152 tahun 2019, ada enam kelurahan/desa yang ditetapkan yakni Kelurahan Raha I, Wamponiki, Laiworu, Palangga, Desa Bangunsari dan Desa Lohia.


"Tahun ini (2021), kita tambah bentuk dua kelurahan lagi yakni Raha III dan Fookuni di Kecamatan Katobu," kata Hasariy.

Dengan ditetapkannya kelurahan/desa Bersinar, maka diharapkan pada pemerintah setempat dapat berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

Baca juga: Pelni Buka Lowongan Kerja untuk Posisi Ini

Baca juga: Netizen Ributkan Kostum Peserta Master Chef, Ini Jawaban Ketua PKK dan Kadispar Muna

"Kami harapkan wilayah Bersinar dapat menjadi percontohan. Kami di BNNK siap bekerja sama dalam upaya P4GN," katanya.

Tujuan program kelurahan Bersinar itu adalah menciptakan kondisi aman dan tertib bagi masyarakat dalam lingkungan, sehingga bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, Bupati Muna, LM Rusman Emba mengapresiasi langkah yang dilakukan BNNK. Menurutnya, narkotika merupakan kejahatan luar biasa dan terorganisir sehingga bisa digunakan sebagai salah satu senjata dalam proxy war untuk melumpuhkan kekuatan bangsa.

"Jadi narkoba ini harus diberantas. Kami di Pemkab berkomitmen kuat war on drugs," tegasnya.

Untuk menanggulangi kondisi darurat narkoba di Bumi Sowite perlu dilakukan upaya pencegahan melalui pemberian informasi agar masyarakat paham, pemberdayaan masyarakat dengan program pembangunan, pengawasan dan penyempurnaan regulasi.

"Pencegahan merupakan langkah efektif untuk membangun kesadaran setiap individu," pesannya. (B)

Reporter: Sunaryo

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga