Pewarna Makanan Alami Ini Aman Dikonsumsi

Febry Jahra Lestiani, telisik indonesia
Senin, 04 Maret 2024
0 dilihat
Pewarna Makanan Alami Ini Aman Dikonsumsi
Penggunaan pewarna alami dianggap lebih aman daripada pewarna sintetis yang seringkali menjadi perhatian konsumen terkait dampak kesehatannya. Foto: Repro Helllosehat.com

" Mempercantik tampilan makanan dengan pewarna alami yang berasal dari sayur, buah, maupun bumbu dapur, lebih direkomendasikan daripada menggunakan pewarna makanan sintetis "

KENDARI TELISIK.ID – Selain aman dikonsumsi, studi terbaru menyoroti manfaat penggunaan pewarna alami, seperti kandungan antioksidan dan nutrisi tambahan yang dapat meningkatkan kesehatan konsumen.

Mempercantik tampilan makanan dengan pewarna alami yang berasal dari sayur, buah, maupun bumbu dapur, lebih direkomendasikan daripada menggunakan pewarna makanan sintetis. Sebab pewarna alami cendrung lebih aman untuk kesehatan.

Dilansir dari Alodokter.com, ada beragam alasan penggunaan pewarna makanan sintetis. Di antaranya adalah untuk membuat tampilan makanan menjadi lebih menarik, mempertajam warna makanan, memperbaiki tampilan makanan, hingga memberikan variasi warna pada makanan.

Di balik berbagai manfaat tersebut, pewarna makanan sintetis juga dapat memengaruhi kondisi kesehatan, terlebih jika belum lulus uji kesehatan pangan. Sebuah studi mengungkapkan bahwa zat aditif dalam pewarna makanan sintetis dapat memicu perilaku hiperaktif pada anak.

Dikutip dari Hellosehat.com beberapa bahan alami yang bisa dijadikan pewarna makanan alami diantaranya:

Baca Juga: Manfaat Belimbing Wuluh Bagi Kesehatan

Kunyit

Sebagai pewarna makanan, kunyit biasanya dihaluskan terlebih dahulu menjadi bubuk. Bubuk kunyit bisa memberikan warna keemasan jika tingkat keasamannya (pH) di bawah 7. Pada pH di atas 7, bubuk kunyit memberikan warna kemerahan pada makanan. Kunyit dapat digunakan untuk mewarnai permen karet, kue, bumbu, es krim, roti, dan mentega.

Ubi Ungu

Ekstraksi untuk mendapatkan warna ungu dilakukan melalui serangkaian proses yang meliputi penyaringan, pemurnian, pengentalan, sterilisasi, penyemprotan, dan pengeringan.

Baca Juga: Waspada, Ini Bahaya Konsumsi Durian Secara Berlebihan

Daun Pandan

Biasanya daun yang menghasilkan warna hijau ini dimanfaatkan dalam pembuatan jajanan tradisional hingga makanan kekinian. Selain memberikan warna yang menarik, daun pandan dapat membuat masakan Anda menjadi wangi. Anda bisa mengolah daun pandan dengan cara diblender atau menggunakan daun pandan yang sudah diekstraksi menjadi bubuk.

Buah Naga

Selain stroberi, Anda bisa mendapatkan warna merah yang lebih kuat dari buah naga. Buah ini mengandung banyak air sehingga lebih mudah diolah menjadi pewarna makanan alami. Selain memberikan warna merah cerah, buah ini juga mengandung banyak zat gizi penting untuk kesehatan. (C)

Penulis: Febry Jahra Lestiani

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Artikel Terkait
Baca Juga