adplus-dvertising

PP Muhamadiyah Sarankan Pilkada 2020 Ditunda

Marwan Azis, telisik indonesia
Senin, 21 September 2020
1088 dilihat
PP Muhamadiyah Sarankan Pilkada 2020 Ditunda
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Foto: Ist.

" Seluruh masyarakat hendaknya menjaga persatuan dan kerukunan dengan tidak memproduksi dan menyebarkan informasi hoax dan provokatif melalui media apapun, khususnya media sosial. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Desakan penundaan pelaksanaan Pilkada serentak terus bergema. Kali ini Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga meminta KPU menunda Pilkada 2020.

"KPU hendaknya mempertimbangkan dengan seksama agar Pemilukada 2020 ditunda pelaksanaannya sampai keadaan memungkinkan," demikian pernyataan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang ditanda tangani Ketua Umum Muhammadiyah, Haedar Nasir dan Sekretaris Jenderal PP Muhammadiyah, Abdul Muti, diterima Telisik.id di Jakarta, Senin (21/9/2020).

Bagi Muhammadiyah, keselamatan masyarakat jauh lebih utama dibandingkan dengan pelaksanaan Pilkada yang berpotensi menjadi klaster penularan COVID-19.


Muhammadiyah juga mengimbau Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk segera membahas secara khusus dengan Kementerian Dalam Negeri, DPR, dan instansi terkait agar pelaksanaan Pilkada 2020 dapat ditinjau kembali jadwal maupun aturan kampanye yang melibatkan kerumunan massa.

Muhammadiyah juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih disiplin mematuhi protokol kesehatan COVID-19 yang ditetapkan pemerintah serta membangun budaya hidup sehat dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, tempat ibadah, instansi kerja, dan sebagainya.

Baca juga: Menteri Agama Fachrul Razi Positif COVID-19

"Seluruh masyarakat hendaknya menjaga persatuan dan kerukunan dengan tidak memproduksi dan menyebarkan informasi hoax dan provokatif melalui media apapun, khususnya media sosial," tutur pimpinan Muhammadiyah.

Dalam situasi krisis seperti sekarang, Muhammadiyah menilai diperlukan sikap saling peduli dan berbagi dari masyarakat, terutama terhadap saudara-saudara yang terkonfirmasi positif dan keluarga korban COVID-19 sebagai wujud ta’awun dan gotong royong yang menjadi karakter bangsa Indonesia.

Muhammadiyah juga menyarankan kepada seluruh umat beragama, khususnya umat Islam, agar senantiasa memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar pandemi COVID-19 segera berakhir.

Terakhir PP Muhamadiyah mengimbau warga Persyarikatan Muhammadiyah hendaknya menjadi teladan dan pelopor bagi masyarakat dalam membantu, melayani, dan melindungi masyarakat dari pandemi COVID-19 dengan penggalangan dana, peningkatan layanan kesehatan, dan bantuan sosial lainnya.

"Perhatian mesti difokuskan pada penanganan COVID-19 dan usaha-usaha atau kegiatan-kegiatan produktif dalam memajukan Persyarikatan, umat, dan bangsa sebagai wujud dakwah dan tajdid yang menjadi misi utama Muhammadiyah," pungkasnya.

Reporter: Marwan Azis

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Baca Juga