adplus-dvertising

Puluhan Aktivis Konawe Tuntut Akitivitas Tambang Pasir di Konawe

Muhamad Surya Putra, telisik indonesia
Senin, 29 Maret 2021
1275 dilihat
Puluhan Aktivis Konawe Tuntut Akitivitas Tambang Pasir di Konawe
Beberapa massa aksi menyampaikan orasi di depan kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Konawe. Foto: Ist.

" Ketika teman-teman menyampaikan aspirasi atau aduan ke Dinas Lingkungan Hidup mungkin bisa menyampaikan dalam bentuk selembaran dan ditunjukkan ke kami "

KONAWE, TELISIK.ID - Puluhan massa menggelar aksi demonstrasi di depan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe, Senin (29/3/2021).

Massa yang tergabung dalam dua LSM itu, menuding terjadi penyimpangan pada penambangan pasir di bentaran sungai Konaweeha di Desa Panggulawu, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penambangan pasir di desa itu, diduga tidak memiliki izin usaha pertambangan (IUP).


Salah satu orator aksi, Jasmilu mengatakan, aktivitas pertambangan harus jelas mengenai izin usaha pertambangan (IUP) usaha tersebut.

Menurutnya, sebelum IUP diterbitkan harus ada kajian analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).

"IUP itu harus ada kajian Amdalnya, terus pertanyaannya kalau kajian Amdalnya saja tidak ada, kenapa bisa IUP diterbitkan," kata Jasmilu.

Olehnya itu, ia menuding Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Konawe tidak menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.

Ia juga menyesalkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Konawe tidak pernah menemui pihaknya saat berunjuk rasa.

"Tidak pernah ada kepala dinas," cetusnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penaatan, Pengelolaan, Perlindungan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Konawe, Rasniatin mengatakan, sebelum melakukan operasi, penambangan memang harus ada perizinannya.

Dimana kata Rasniatin, pihaknya memiliki standar operasional saat mengadu ke Dinas Lingkungan Hidup Konawe.

Baca Juga: Pasca Bom di Makassar, Bombana Disterilkan Jelang Perayaan Hari Paskah

"Ketika teman-teman menyampaikan aspirasi atau aduan ke Dinas Lingkungan Hidup mungkin bisa menyampaikan dalam bentuk selembaran dan ditunjukkan ke kami," katanya.

Hal itu dilakukan, agar pihaknya bisa  mengolah aduan yang diterima dan memberikan jawaban secara efektif.

Sementara itu, massa aksi saat berunjuk rasa tidak ditemui oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Konawe.

Rasniatin menyebut, Kepala Dinas sedang mendampingi tim dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sultra.

"Jadi dia (Kepala Dinas) menemani tim dari Provinsi," pungkasnya. (B)

Reporter: Muh. Surya Putra

Editor: Fitrah Nugraha

TAG:
Baca Juga