Puskesmas Lailangga Muna Barat Layani Cek Kesehatan Gratis Siswa SD hingga SMA

Aldin, telisik indonesia
Kamis, 26 Februari 2026
0 dilihat
Puskesmas Lailangga Muna Barat Layani Cek Kesehatan Gratis Siswa SD hingga SMA
Tenaga kesehatan Puskesmas Lailangga, Kabupaten Muna Barat, saat melaksanakan program CKG di SMPN 1 Wadaga, Kamis (26/2/2026). Foto: Aldin/telisik

" Puskesmas Lailangga, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara, melaksanakan kegiatan cek kesehatan gratis (CKG) bagi siswa-siswi SMPN 1 Wadaga "

MUNA BARAT, TELISIK.ID - Puskesmas Lailangga, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara, melaksanakan kegiatan cek kesehatan gratis (CKG) bagi siswa-siswi SMPN 1 Wadaga, Kamis (26/2/2026).

Pelaksanaan CKG bertujuan untuk mendeteksi secara dini berbagai permasalahan kesehatan yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang dan prestasi belajar anak.

Cek kesehatan gratis merupakan salah satu program kesehatan unggulan (Mubar Sehat) oleh Bupati La Ode Darwin, untuk mewujudkan masyarakat Mubar yang sehat, produktif, dan sejahtera melalui kemudahan akses layanan kesehatan.

Sebagai bentuk dukungan program tersebut, Dinas Kesehatan Mubar melalui tim kesehatan Puskesmas melaksanakan CKG di tiap sekolah, supaya bisa menjangkau lebih banyak siswa, dalam mewujudkan Mubar sebagai Liwu Mokesa.

Baca Juga: Banjir Rendam Sawah di Bungi, Pemkot Baubau Segera Normalisasi Irigasi

Kepala Puskesmas Lailangga, Siti Marlina, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan yang dilakukan untuk mengidentifikasi faktor risiko kesehatan, deteksi dini kondisi pra penyakit, dan deteksi penyakit lebih awal.

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan antara lain status gizi, mata, telinga, gigi, jiwa, anemia, gula darah, dan potensi penyakit menular seperti hepatitis dan HIV.

"Untuk anak sekolah yang mengalami penyakit saat diperiksa akan dirujuk di rumah sakit dan akan ditangani oleh dokter ahli sesuai penyakit yang di alami," kata Siti Marlina, Kamis (26/2/2026).

Sementara itu, Dokter Umum Puskesmas Lailangga, dr. Intan Purnamasari Mongkito, mengatakan hasil pemeriksaan kesehatan siswa-siswi SMPN 1 Wadaga terdapat beberapa keluhan. Namun, belum bisa disimpulkan karena masih ada beberapa sekolah yang belum diperiksa.

"Nanti selesai semua pemeriksaan di tiap sekolah baru kita liat penyakit apa yang banyak diderita anak sekolah," jelasnya.

Menurut dr. Intan, seluruh sistem organ dalam tubuh manusia masuk pada pemeriksaan CKG, tapi masih ada beberapa yang belum diperiksa karena menyesuaikan dengan peralatan yang ada.

Baca Juga: DPRD Muna Setujui Hibah Barang Milik Daerah ke Polres, Bawaslu dan Kemenhaj

"Sebenarnya bagus sekali adanya CKG, hanya keterbatasan peralatan, makanya kita tidak bisa memeriksa sesuai alur CKG," jelasnya.

Kepala SMPN 1 Wadaga, La Ode Fendi, mengatakan adanya program CKG sangat bermanfaat bagi siswa ataupun tenaga pengajar karena fondasi utama dalam beraktivitas adalah kesehatan.

"Biarpun kita pintar, rajin ke sekolah, kalau tidak sehat, tidak ada gunanya," ucap La Ode Fendi.

Kegiatan CKG sekolah diadakan dua kali dalam satu tahun dan sasaran screening seluruh peserta didik usia 7-17 tahun, yang dilaksanaan di SD, SMP, SMA, SMK/madrasah. (A)

Penulis: Aldin

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga