adplus-dvertising

Serahkan SK P3K Guru Honorer, Bupati Konawe: Tunjukkan Dedikasi dan Loyalitas

Aris Syam, telisik indonesia
Kamis, 07 April 2022
907 dilihat
Serahkan SK P3K Guru Honorer, Bupati Konawe: Tunjukkan Dedikasi dan Loyalitas
Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa saat membuka kegiatan penyerahan SK P3K kepada 832 guru di Konawe. Foto: Aris Syam/Telisik

" Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (KSK) berpesan kepada penerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kinerja (P3K) agar dapat menunjukkan dedikasi dan loyalitasnya dalam bekerja "

KONAWE,TELISIK.ID - Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (KSK) berpesan kepada penerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kinerja (P3K) agar dapat menunjukkan dedikasi dan loyalitasnya dalam bekerja.

Hal itu diungkapkan Kery saat membuka kegiatan penyerahan SK P3K kepada 832 guru yang telah lulus seleksi pada 2021 lalu, bertempat di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe, Kamis (07/4/2022).

Kery mengatakan, bagi para penerima SK P3K itu agar dapat menunjukkan kinerjanya yang terbaik, terus belajar, menggali dan mengembangkan potensi keunggulan yang dimiliki. Karena mereka adalah guru-guru hebat yang terpilih dari ribuan guru honorer yang ada.


Pendatanganan SK P3K sala satu guru yang juga disaksikan langsung Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa. Foto: Aris Syam/Telisik

 

"Tunjukkan dedikasi dan loyalitas dalam bekerja untuk memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak kita," ucap Bupati Konawe itu.

Lebih lanjut Kata Kery, karena tugas dan tanggung jawab yang diemban ke depannya semakin berat dan kompetitif yaitu bagaimana mampu menyesuaikan perkembangan teknologi di era digital yang biasa disebut digitalisasi pendidikan sehingga dapat menjadikan Kabupaten Konawe yang terbaik.

Foto bersama Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa dengan para guru penerima SK P3K. Foto: Aris Syam/Telisik

 

Olehnya itu, Mantan Ketua DPRD Konawe itu menginginkan para guru agar dapat patuh dan ikuti segala peraturan dan ketentuan yang ada. Tumbuhkan kedisiplinan dan etos kerja yang tinggi, sehingga memberikan warna positif terhadap dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Konawe.

"Kenapa kita perjuangan ini, karena kita tau guru-guru kita ini adalah masa depannya Indonesia, karena jika tanpa peran dari guru Indonesia takan bisa maju," ujarnya.

Terlebih lagi, sebagaimana visi dan misi Pemda Konawe untuk menjadikan daerah kita sebagai tiang utama pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara (Sultra), sehingga diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dan mampu bersaing dengan daerah-daerah lainnya.

"Sebagaimana visi misi kita menjadikan Konawe Gemilang dan  Insya Allah ke depannya akan bertransformasi menjadi Sultra Gemilang," jelasnya.

Baca Juga: Gegara Petikan SK Pelantikan Belum Diserahkan, Pejabat di Muna Belum Gajian

Orang nomor satu di Konawe itu berharap, dalam momentum ini akan menjadi catatan sejarah penting di masa kepemimpinannya, khusunya dalam membangun dan mengedepankan SDM yang dimiliki, baik secara kuantitas maupun kualitas.

Penyerahan SK P3K oleh Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa kepada salah satu guru di di Konawe. Foto: Aris Syam/Telisik

 

"Kepada para P3K ini untuk secara menyeluruh agar dapat menguasai bidang tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Bekerjalah dengan baik sesuai dengan tugas pokok dan fungsi sebagai pengajar," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Konawe, Suryadi mengucapkan selamat kepada penerima SK P3K guru di Konawe, bagi guru honorer lain yang belum terangkat P3K diharapkan bersabar dan menunggu kebijakan lain dari pemerintah Pusat.

Baca Juga: Kunker ke Daratan Flores, Gubernur NTT Dijadwalkan Paskah di Manggarai Timur

Bahkan Suryadi optimis pemerintah Pusat akan melakukan berbagai langkah untuk memenuhi program dari pemerintah, yakni sejuta guru dari 34 provinsi se-Indonesia yang menurutnya masih belum tercukupi.

"Siapa tau tahun ini ada lagi penerima seperti ini, jadi mereka juga bisa ikut tes, karena saya yakin ini program sejuta guru masih kurang dari 34 provinsi se-Indonesia," jelas Suryadi. (B-Adv)

Reporter: Aris Syam

Editor: Kardin

Artikel Terkait
Baca Juga