SMK Negeri 2 Kendari Lakukan Mitigasi Dini, Pangkas Pohon Rawan Tumbang Hadapi Cuaca Ekstrem

Erni Yanti, telisik indonesia
Kamis, 29 Januari 2026
0 dilihat
SMK Negeri 2 Kendari Lakukan Mitigasi Dini, Pangkas Pohon Rawan Tumbang Hadapi Cuaca Ekstrem
Kepala SMK Negeri 2 Kendari, Ahmad Mustapa, dan pemangkasan beberapa pohon di lingkungan sekolah, Kamis (29/1/2026). Foto: Erni Yanti/Telisik

" SMK Negeri 2 Kendari menunjukkan langkah sigap dalam melindungi keselamatan warga sekolah dengan melakukan mitigasi dini terhadap potensi bencana cuaca ekstrem "

KENDARI, TELISIK.ID - SMK Negeri 2 Kendari menunjukkan langkah sigap dalam melindungi keselamatan warga sekolah dengan melakukan mitigasi dini terhadap potensi bencana cuaca ekstrem.

Bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, sekolah ini melakukan pemangkasan pohon-pohon yang berpotensi rawan tumbang di lingkungan sekolah.

Kepala SMK Negeri 2 Kendari, Ahmad Mustapa, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi dalam beberapa bulan ke depan.

Beberapa pohon besar di area sekolah diketahui sudah berusia tua dan posisinya sangat dekat dengan ruang belajar, musala, serta fasilitas umum lainnya.

Baca Juga: Pemprov Sulawesi Tenggara Rehab 1.000 Rumah Tak Layak Huni

“Pohon-pohon ini sangat berisiko, karena jaraknya dekat dengan ruang kelas dan fasilitas sekolah. Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi kejadian yang membahayakan siswa maupun guru, sehingga kami melakukan antisipasi lebih awal,” ujarnya saat ditemui di SMKN 2, Kamis (29/1/2026).

Ia menjelaskan, pihaknya telah menyampaikan permohonan pemangkasan pohon kepada BPBD Kota Kendari sejak beberapa waktu lalu. Permohonan mendapat respons cepat, sehingga kegiatan pemangkasan dapat segera dilaksanakan.

“Alhamdulillah, BPBD merespons dengan sangat baik. Kurang lebih 10 hari setelah kami menyurat, kegiatan ini sudah bisa dilaksanakan,” katanya.

Beberapa pohon yang terdiri dari pohon palem dan trembesi dipangkas karena dinilai berpotensi tumbang saat hujan lebat dan angin kencang. Sejumlah siswa juga turut dilibatkan untuk membantu proses pembersihan ranting dan sisa pemangkasan.

Baca Juga: ESDM Sultra Sebut Penerbitan WIUP PT Adnan Jaya Sekawan di Pulau Wawonii Tidak Ada Intervensi Gubernur ASR

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang, menyampaikan bahwa kegiatan di SMK Negeri 2 Kendari merupakan bagian dari langkah mitigasi bencana menghadapi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada Februari hingga Mei.

Berdasarkan informasi BMKG, kondisi cuaca ke depan berpotensi disertai hujan deras, angin kencang, dan petir.

“Mitigasi seperti ini penting untuk mengurangi risiko korban jiwa. SMK Negeri 2 Kendari menjadi salah satu sekolah yang sangat aktif mengajukan perlindungan bagi warganya,” ujarnya.

BPBD juga mengimbau masyarakat dan institusi pendidikan untuk aktif melaporkan titik-titik rawan bencana melalui call center 112 agar dapat segera ditindaklanjuti. (B)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga