SMKN 7 Kendari Perkuat Kesiapan Kerja Siswa Melalui PKL Berstandar Industri
Ana Pratiwi, telisik indonesia
Senin, 20 Juli 2026
0 dilihat
Pembukaan pembekalaan PKL SMKN 7 Kendari, Senin (20/7/2026). Foto: Ana Pratiwi/Telisik
" Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Kendari resmi melepas ratusan siswanya untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama enam bulan "

KENDARI, TELISIK.ID - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Kendari resmi melepas ratusan siswanya untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama enam bulan.
Program ini dianggap sebagai langkah strategis SMKN 7 Kendari untuk memastikan kompetensi siswa selaras dengan kebutuhan dunia industri, sekaligus membentuk mentalitas kerja yang disiplin.
Kepala SMKN 7 Kendari, La Resi, menjelaskan bahwa tahun ini program PKL diikuti oleh siswa kelas III untuk jurusan nautika dan bidang lainnya, serta kelas IV untuk jurusan geologi pertambangan.
Penempatan lokasi magang disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi masing-masing jurusan.
"Untuk nautika, mereka harus praktik di kapal. Namun, bagi yang tidak memungkinkan, kami tempatkan di darat. Sementara untuk lokasi PKL di luar kota, saat ini tersebar di Kolaka, pertambangan di Bombana, Konawe Selatan, hingga perusahaan pelayaran di Makassar dan Surabaya, seperti PT Dharma Lautan Utama," ujar La Resi, Senin (20/7/2026).
Baca Juga: LPDP Sosialisasi Beasiswa Tahap II di Baubau, Target Lahirkan Banyak Talenta Daerah
Terkait jumlah siswa di setiap lokasi, La Resi menegaskan hal tersebut sepenuhnya tergantung pada permintaan perusahaan.
Ia juga menekankan pentingnya pembekalan sebelum siswa turun ke lapangan agar mereka memahami model kerja industri dan membuang kebiasaan buruk yang dapat melanggar aturan.
Selama PKL para siswa tetap dipantau oleh guru pembimbing untuk memastikan program berjalan sesuai standar.
"Kami juga melakukan koordinasi dengan industri untuk memastikan pembelajaran di sekolah relevan dengan kebutuhan lapangan, sehingga kami mendapatkan
feedback untuk penyempurnaan kurikulum yang link and match," tambahnya.
La Resi mengakui adanya tantangan bagi siswa yang belum terbiasa dengan ritme kerja penuh.
Namun, ia menekankan bahwa pengalaman ini sangat berharga sebelum mereka masuk ke dunia kerja yang sesungguhnya.
Siswa peserta PKL diharapkan dapat menimba pengalaman sebanyak-banyaknya dan menjaga nama baik diri sendiri, orang tua, serta sekolah.
"Harapan saya, jaga nama baik sekolah dan hindari kelalaian yang tidak diinginkan. Selama ini sudah ada lulusan yang langsung diserap kerja oleh perusahaan setelah menyelesaikan praktik, seperti yang terjadi baru-baru ini di Kapal Tunu, Torobulu," ungkap La Resi.
Di tempat yang sama, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat dan Industri SMKN 7 Kendari, Dahniar, menambahkan bahwa persiapan mental dan fisik siswa menjadi fokus utama.
Baca Juga: 43 Pelajar SMP di Muna Ikuti OSN Tingkat Sultra
Sekolah telah menyusun program pembekalan intensif selama lima hari.
"Setiap pagi, anak-anak dilatih fisik selama kurang lebih satu jam. Kami bekerja sama dengan Angkatan Laut untuk pendampingan dan pendisiplinan siswa guna membentuk karakter yang kuat," jelas Dahniar.
Dahniar menambahkan, rangkaian pembekalan selama lima hari ini juga diisi oleh narasumber dari BPPMPV KPTK Gowa serta praktisi industri lokal.
Hari ini, materi disampaikan oleh PT Sumber Sinar Perkasa, sementara Selasa (21/7/2026) dijadwalkan hadir pemateri dari PT Kendari Bay Seafood.
"Kami sengaja menghadirkan pemateri dari industri dan instansi agar anak-anak mendapatkan gambaran dan memahami situasi dunia kerja secara langsung. Kehadiran pihak industri ini, termasuk dari BPPMPV KPTK Gowa, diharapkan dapat menambah wawasan taruna-taruni sebelum benar-benar terjun ke lapangan," beber Dahniar. (B-Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS