Kepala SDN 52 Kendari Fokus Benahi Fasilitas dan Kebersihan Sekolah
Erni Yanti, telisik indonesia
Kamis, 16 Juli 2026
0 dilihat
Kepala SDN 52 Kendari, Hasriani, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (16/7/2026). Foto: Erni Yanti/Telisik
" Kepala SD Negeri 52 Kendari, Hasriani, memprioritaskan pembenahan fasilitas dan kebersihan sekolah sebagai program utama sejak mulai memimpin sekolah tersebut sekitar satu bulan terakhir "

KENDARI, TELISIK.ID - Kepala SD Negeri 52 Kendari, Hasriani, memprioritaskan pembenahan fasilitas dan kebersihan sekolah sebagai program utama sejak mulai memimpin sekolah tersebut sekitar satu bulan terakhir.
Menurut Hasriani, SDN 52 menjadi salah satu sekolah yang banyak diminati masyarakat. Pada penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027, jumlah pendaftar mencapai 145 orang, sementara kuota yang tersedia hanya 112 siswa atau empat rombongan belajar (rombel).
"Ke depan saya akan mengusulkan adanya penambahan atau perbaikan gedung agar sekolah bisa menampung lebih banyak siswa yang ingin bersekolah di sini. Saat ini kondisi sekolah sudah cukup padat," ujarnya, Kamis (16/7/2026).
Baca Juga: Revitalisasi Stadion Lakidende Kendari Terkendala Pembebasan Lahan, DPRD Sultra Inginkan Pansus
Selain pembenahan sarana, Hasriani menjadikan kebersihan lingkungan sekolah sebagai program prioritas. Ia ingin menciptakan suasana belajar yang bersih, aman, dan nyaman sehingga siswa betah mengikuti proses pembelajaran.
Di bidang akademik dan nonakademik, Hasriani juga berkomitmen meningkatkan prestasi siswa. Selama ini, SDN 52 telah memiliki capaian di sejumlah lomba nonakademik seperti seni tari.
Namun, ia berharap prestasi akademik juga dapat terus ditingkatkan melalui pembinaan yang lebih optimal.
Baca Juga: RSUD Bahteramas Sultra Tunda Bangun Gedung Radioterapi, Anggaran Rp 11 Miliar Sepakat Dialihkan
Pada pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), para siswa baru diperkenalkan dengan berbagai fasilitas sekolah, mulai dari ruang kelas, perpustakaan, UKS, hingga para guru.
Menurut Hasriani, kegiatan tersebut penting agar siswa lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah setelah lulus dari taman kanak-kanak.
"Harapan kami, sekolah ini menjadi rumah kedua bagi anak-anak. Guru-guru juga akan memperlakukan mereka seperti anak sendiri sehingga mereka merasa aman, nyaman, dan semangat belajar," tutup Hasriani. (C-Adv)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS