BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Kepala SMAN 1 Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, La Ode Ihsan mengatakan setiap anak didik di sekolahnya, selain belajar secara akademis, mereka juga mendapatkan bimbingan secara moral.

Bagi pelajar yang tingkat kedisplinanya rendah, pihak sekolah akan memberikan teguran dan bimbingan ekstra, dengan harapan ada perubahan sikap yang ditampilkan pelajar tersebut.

Mengenai ke empat pelajar yang dikeluarkan dari sekolah usai digrebek pihak kepolisian pesta miras, sebelumnya telah memiliki catatan kedisiplinan yang buruk bahkan sejak mereka duduk di kelas X, hal itu diketahui dari catatan guru bimbingan konseling (BK) dan pesta miras ini menjadi puncak dari kesalahan mereka, karena tindakan mereka mencemari nama baik sekolah.

"Kami mengambil tindakan ini karena usai digrebek, pihak kepolisian menghubungi kami. Karena anak-anak ini mengaku dari SMAN 1 Sampolawa. Jadi kami dihubungi menjemput anak-anak ini, lalu dihubungi orang tuanya. Di sini kami pihak sekolah juga punya tanggung jawab untuk membimbing mereka," bebernya, Senin (23/10/2023).

Baca Juga: Nelayan di Buton Selatan Hilang, Sampan Ditemukan di Pohon Bakau Tepi Pantai