Sosok Sepasang Kekasih Link Video Viral Bandar Membara Bergetar Terkuak, Berujung Dinikahkan

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Rabu, 29 April 2026
0 dilihat
Sosok Sepasang Kekasih Link Video Viral Bandar Membara Bergetar Terkuak, Berujung Dinikahkan
Pencarian video Bandar Bergetar viral meningkat, identitas pasangan terungkap, aparat bertindak, berujung pernikahan keluarga. Foto: X(dulunya Twitter)@tasya

" Pencarian tautan video “Bandar Bergetar” ramai di media sosial setelah identitas pasangan terungkap, aparat bergerak cepat, dan peristiwa berujung pada pernikahan kekeluargaan "

BATANG, TELISIK.ID - Pencarian tautan video “Bandar Bergetar” ramai di media sosial setelah identitas pasangan terungkap, aparat bergerak cepat, dan peristiwa berujung pada pernikahan kekeluargaan.

Penyebaran video viral dari wilayah Bandar memicu perhatian luas setelah identitas pemeran terungkap dan aparat kepolisian turun tangan menelusuri asal mula konten tersebut.

Pencarian tautan video dengan kata kunci “Bandar Bergetar” dan “Bandar Membara” mendadak ramai di berbagai platform media sosial. Rekaman yang memperlihatkan sepasang muda-mudi di sebuah kamar penginapan menjadi perbincangan luas dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Identitas pemeran dalam video tersebut diketahui merupakan pasangan berinisial TA (19) dan SE (26), warga Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.  

Keduanya disebut telah menjalin hubungan sebagai kekasih sebelum video tersebut tersebar ke publik.

Baca Juga: Penyebar Pertama Link Video Viral Bandar Membara Bergetar Masuk Lidik Polisi

Informasi yang beredar menyebutkan, setelah identitas keduanya diketahui, pasangan tersebut mempercepat rencana pernikahan. Pernikahan dilangsungkan secara kekeluargaan pada Minggu, 19 April 2026, sebagai respons atas situasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Peristiwa ini bermula pada Sabtu, 18 April 2026, ketika video berdurasi bervariasi muncul dari akun tidak dikenal di aplikasi Telegram. Dalam waktu singkat, tautan video menyebar ke berbagai platform lain seperti X, Instagram, Facebook, hingga TikTok.

Warga Kabupaten Batang, khususnya di wilayah Bandar, turut dihebohkan karena sosok dalam video tersebut dikenal di lingkungan sekitar. Penyebaran yang cepat memperluas jangkauan informasi hingga ke luar daerah.

Berdasarkan informasi yang beredar, video tersebut direkam oleh pihak pria, SE, saat berada di sebuah penginapan di wilayah Kabupaten Batang.  

Rekaman yang awalnya bersifat pribadi kemudian tersebar tanpa kendali dan menjadi konsumsi publik.

Polres Batang bergerak cepat dengan memanggil kedua pihak untuk dimintai klarifikasi. Pemeriksaan dilakukan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak PPA Satreskrim sebagai bagian dari proses penyelidikan awal.

Kanit PPA Satreskrim Polres Batang, Ipda Maulidya Nur Maharanti, menjelaskan bahwa langkah pemanggilan dilakukan untuk menelusuri kronologi serta memastikan bagaimana konten tersebut dapat tersebar luas.  

“Pemanggilan ini untuk klarifikasi terkait konten yang beredar dan menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujar Maulidya, seperti dikutip dari laman Fajar, Rabu (29/4/2026).

Penyidik juga mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam penyebaran video tanpa persetujuan. Proses penelusuran dilakukan untuk mengungkap sumber awal distribusi konten tersebut.  

Baca Juga: Link Video Viral Bandar Membara Bergetar Berisi Jebakan, Makin Diburu Netizen X dan TikTok

“Semua akan didalami, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam penyebaran,” tegasnya.

Meski kedua keluarga disebut telah menempuh jalur kekeluargaan, proses hukum tetap berjalan. Aparat menegaskan bahwa penyebaran konten pribadi tanpa izin berpotensi melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.  

“Jika memenuhi unsur pidana, pihak yang ikut menyebarkan juga bisa dimintai pertanggungjawaban hukum,” ujar Maulidya.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak ikut menyebarkan atau menyimpan video tersebut. Masyarakat juga diminta segera menghapus konten jika masih tersimpan di perangkat pribadi guna menghindari konsekuensi hukum.

Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan bukti dan keterangan tambahan untuk menyusun konstruksi perkara secara menyeluruh. Setiap perkembangan kasus akan disampaikan sesuai dengan hasil penyelidikan yang terus berjalan. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani  

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga