Sosok Wanita Berhijab Hitam dalam Video Sok Imut yang Viral Dicari, Dikaitkan dengan Link Andini Permata

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Sabtu, 31 Januari 2026
0 dilihat
Sosok Wanita Berhijab Hitam dalam Video Sok Imut yang Viral Dicari, Dikaitkan dengan Link Andini Permata
Video perempuan berhijab hitam berdurasi singkat viral, identitasnya diburu, dikaitkan tautan Andini Permata. Foto: Repro FtNews.

" Rekaman singkat perempuan berhijab hitam memicu perburuan identitas di media sosial "

JAKARTA, TELISIK.ID - Rekaman singkat perempuan berhijab hitam memicu perburuan identitas di media sosial. Warganet ramai mengaitkannya dengan tautan misterius bernama Andini Permata.

Pergerakan linimasa media sosial dalam beberapa hari terakhir dipenuhi potongan video berdurasi pendek yang menampilkan seorang perempuan muda mengenakan kerudung hitam.

Rekaman itu beredar cepat di TikTok, X, hingga grup percakapan, memunculkan rasa penasaran publik terhadap sosok pemeran di dalamnya. Dalam waktu singkat, kata kunci terkait video tersebut masuk daftar pencarian populer dan memicu beragam spekulasi mengenai identitas perempuan tersebut.

Video yang dikenal dengan sebutan Sok Imut itu disebut hanya berdurasi sekitar lima belas detik. Adegan memperlihatkan seorang perempuan duduk santai di dalam kamar sederhana dengan latar kasur berseprai warna merah muda.

Ia tampak mengenakan acne patch di pipi kanan dan tampil tanpa riasan tebal, sehingga memberi kesan keseharian yang natural.

Melansir Tribunnews, Sabtu (31/1/2026), pada bagian tertentu, dagunya terlihat disentuh oleh tangan seorang pria di luar bingkai kamera. Perempuan tersebut kemudian memperlihatkan ekspresi manyun sambil memejamkan mata dan mengeluarkan suara lirih menyerupai gaya ASMR.

Potongan inilah yang kemudian banyak dibagikan ulang dan dianggap sebagai bagian paling menonjol oleh warganet.

Baca Juga: Viral, Link Video Wanita Sok Imut 35 Menit Gunakan Kerudung jadi Buruan Warganet

Menjelang akhir rekaman, kerudung yang dikenakan dilepas menggunakan efek gerak lambat dengan iringan musik populer. Perpaduan visual dan audio membuat video tersebut terasa dramatis, sehingga memicu rasa penasaran publik.

Sejumlah akun mengunggah ulang potongan yang sama, sementara sebagian lainnya menyertakan klaim mengenai asal daerah pemeran.

Beberapa pengguna menduga video pertama kali disebarkan oleh akun TikTok bernama @melmel_ffk. Akun tersebut disebut kerap mengunggah konten gim dan vlog harian.

Namun, setelah video menjadi viral, akun itu tidak lagi dapat diakses publik karena diatur menjadi privat. Perubahan tersebut membuat informasi mengenai sumber asli video sulit diverifikasi.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai identitas perempuan berhijab hitam tersebut. Tidak ditemukan akun media sosial terverifikasi yang mengonfirmasi dirinya sebagai pemeran video.

Ketiadaan data yang jelas membuat sejumlah pihak mengingatkan agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terkonfirmasi.

Di tengah perburuan identitas, nama Andini Permata kembali muncul dan dikaitkan oleh sebagian warganet. Nama tersebut sebelumnya sempat viral pada 2025 melalui video berbeda yang beredar luas di TikTok, X, dan Telegram. Tautan yang menyertai nama itu belakangan diketahui mengarah ke situs mencurigakan.

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa tautan tersebut meminta data pribadi, mulai dari nama lengkap, alamat surel, hingga nomor telepon dan rekening. Praktik semacam itu dikenal sebagai rekayasa sosial digital yang memanfaatkan rasa ingin tahu pengguna untuk mengumpulkan informasi sensitif.

Penelusuran terhadap identitas Andini Permata juga tidak menemukan jejak digital yang jelas. Tidak ada akun resmi atau profil terverifikasi yang dapat memastikan keberadaan sosok tersebut.

Karena itu, banyak pihak menduga nama tersebut hanya digunakan sebagai umpan untuk menyebarkan tautan berbahaya.

Baca Juga: SMPN 3 Wangi-Wangi Selatan Wakatobi Dorong Prestasi Siswa Lewat Olahraga dan Kegiatan Sekolah

Kementerian Komunikasi dan Informatika sebelumnya telah mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap konten viral yang disertai tautan tidak dikenal. Dalam keterangan resminya, Kominfo menyatakan, masyarakat harus berhati-hati terhadap penyebaran konten yang belum tentu benar, apalagi jika disertai ajakan membuka tautan mencurigakan.

Kominfo juga meminta publik tidak ikut menyebarkan ulang tautan semacam itu karena berpotensi memperluas dampak penipuan. Jika menemukan situs mencurigakan, masyarakat dapat melaporkannya melalui layanan pengaduan konten agar dapat ditindaklanjuti dan diblokir.

Fenomena video Sok Imut menunjukkan bagaimana potongan rekaman singkat dapat memicu penyebaran informasi luas dalam waktu cepat. Di sisi lain, ketiadaan sumber yang jelas membuka celah munculnya tautan palsu dan klaim tidak terverifikasi.

Hingga saat ini, identitas perempuan berhijab hitam dalam video tersebut masih belum dapat dipastikan. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga