adplus-dvertising

Stok Vaksin Kurang, Pimpinan MPR Bertemu Dubes Rusia

Sugiharta Yunanto, telisik indonesia
Rabu, 21 April 2021
1784 dilihat
Stok Vaksin Kurang, Pimpinan MPR Bertemu Dubes Rusia
Pimpinan MPR Bersama Dubes Rusia. Foto: Ist.

" Hari ini saya mengundang Dubes Rusia untuk berbincang-bincang mengenai masalah utama yang kita hadapi hari ini, yakni kita kekurangan vaksin. Sedangkan di lain pihak, negara-negara yang memproduksi vaksin mengatakan bahwa mereka hanya mau atau mengutamakan vaksin yang dibuat untuk kepentingan negaranya "

JAKARTA, TELISIK.ID - Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad bertatap muka dengan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila G. Vorobyova di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (21/4/2021).

Fadel mengatakan, pertemuan tersebut membahas kurangnya stok vaksin di Indonesia.

"Hari ini saya mengundang Dubes Rusia untuk berbincang-bincang mengenai masalah utama yang kita hadapi hari ini, yakni kita kekurangan vaksin. Sedangkan di lain pihak, negara-negara yang memproduksi vaksin mengatakan bahwa mereka hanya mau atau mengutamakan vaksin yang dibuat untuk kepentingan negaranya," kata Fadel.


Fadel menerangkan, hingga saat ini Rusia sudah memproduksi empat vaksin. Salah satu di antaranya akan diimpor ke Indonesia, yakni Vaksin Sputnik.

"Pemerintah kita telah memberi otorisasi kepada Bio Farma untuk memasukkan produk ini ke Indonesia yang sedang diproses BPOM," tambahnya.

Menurut Fadel, Sputnik merupakan vaksin terbaru yang diproduksi Rusia. Vaksin ini, memiliki kelebihan untuk memperkuat imunitas seseorang yang dinilai belum terlalu bagus meski sudah terkena COVID-19.

Vaksin Sputnik, sebut Fadel, telah digunakan sejumlah negara, seperti Mesir, Pakistan, Palestina dan lain-lain. Fadel pun berharap vaksin ini bisa segera datang ke Indonesia.

"Pembicaraan sudah dilaksanakan antara Menteri Luar Negeri Bu Retno Marsudi dengan Menlu Rusia. Pembicaraan itu sudah ada, di mana kedua negara sudah membuka pintu untuk bekerja sama dan pemerintah sudah menunjuk Bio Farma untuk mengimpor vaksin ini," tutur Fadel.

Baca Juga: Jika Nekat Mudik, Warga Jatim Bakal Karantina dan Biaya Hidup Tanggung Sendiri

Lebih lanjut, Fadel mengungkapkan, MPR berencana melakukan kunjungan kerja ke Rusia untuk membicarakan lebih lanjut terkait Vaksin Sputnik. Namun, dia menyebut belum diketahui secara pasti waktu kunjungannya.

"Waktunya akan kita bicarakan untuk melihat dari dekat kesiapan dari pada penyediaan vaksin ini buat kita. Ini kita anggap sangat urgent karena kebutuhan vaksinasi ini harus segera di Indonesia," ungkap Fadel.

Sementara itu, Dubes Rusia Lyudmila G. Vorobyova mengatakan, salah satu alasan negaranya bersedia memberikan Vaksin Sputnik kepada Indonesia adalah karena hubungan kedua negara yang baik.

"Rusia memandang Indonesia sebagai mitra utama di wilayah Asia Tenggara. Kita juga sampaikan bahwa Sputnik akan digunakan untuk kepentingan rakyat Indonesia," ujar Lyudmila. (C)

Reporter: Sugiharta Yunanto

Editor: Fitrah Nugraha

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga