adplus-dvertising

Terduga Teroris Serang Mabes Polri Berideologi ISIS, Tulis Surat Wasiat

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Kamis, 01 April 2021
5827 dilihat
Terduga Teroris Serang Mabes Polri Berideologi ISIS, Tulis Surat Wasiat
Terduga teroris yang serang Mabes Polri. Foto: Repro Cuplik.com

" Dua kali ke anggota (polisi) di dalam pos, dua kali di luar, dan menembak lagi kepada anggota yang ada di belakangnya. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Polisi menyebut perempuan berusia 25 tahun berinisial ZA yang melakukan serangan dugaan teroris di Mabes Polri, Rabu (31/3/2021) sore, merupakan lone wolf dan berideologi ISIS.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan hal itu dalam jumpa persnya.

"Yang bersangkutan adalah tersangka atau pelaku lone wolf yang berideologi radikal ISIS," kata Kapolri.


Disebutkan, terduga pelaku yang ditembak mati berinisial ZA, 25 tahun, asal Ciracas, Jakarta Timur.

Temuan polisi menyebutkan, ZA memiliki Instagram yang baru dibuat atau diposting sekitar 21 jam lalu.

"Di dalamnya (Instagram) ada bendera ISIS dan ada tulisan terkait bagaimana perjuangan jihad," papar Kapolri, dilansir dari BBC.com

Dari penggerebekan polisi di rumahnya, ZA meninggalkan surat wasiat dan menulis di grup WA keluarga bahwa dia berpamitan.

Dalam keterangannya, Kapolri menyebut ZA yang menerobos masuk ke dalam kompleks Mabes Polri lewat pintu belakang mendatangi pos polisi di dekat pintu masuk bagian depan.

Disebutkan, dia sempat meninggalkan pos tersebut, namun kembali lagi dan "melepaskan tembakan enam kali".

"Dua kali ke anggota (polisi) di dalam pos, dua kali di luar, dan menembak lagi kepada anggota yang ada di belakangnya," kata Kapolri.

Menghadapi serangan tembakan itu, polisi kemudian melakukan apa yang digambarkan sebagai "tindakan tegas dan terukur".

Terduga pelaku kemudian tewas ditembak.

Baca Juga: Mengapa Wanita Tertarik Jadi Teroris? Ini Ulasannya

Polisi menemukan KTP yang bersangkutan, dan terungkap inisialnya, yaitu ZA, berumur 25 tahun, dan beralamat di Ciracas, Jakarta Timur.

Temuan polisi menyebutkan bahwa ZA adalah tersangka teroris tipe 'lone wolf' yang berideologi radikal ISIS.

"Yang dibuktikan dari postingannya di sosial media," kata Kapolri.

ZA disebutkan adalah eks mahasiswa di salah satu kampus dan "drop out pada semester lima".

Kapolri mengatakan, kronologis kejadian awalnya ZA masuk ke kompleks Mabes Polri melalui pintu belakang dengan berjalan kaki.

Dia kemudian berjalan menuju pos utama di gerbang utama Mabes Polri.

"Yang bersangkutan kemudian menanyakan 'dimana keberadan kantor pos'. Kemudian diberi pelayanan dan ditunjukkan arahnya oleh petugas polisi di pos," ungkapnya.

Sejurus kemudian ZA meninggalkan pos tersebut, kemudian kembali lagi dan melakukan penyerangan kepada anggota di pos jaga. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Baca Juga