Titik Terang Formasi CPNS 2026 Rampung Akhir Mei, Berikut Bocoran Tes Terbaru KemenPAN-RB

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Selasa, 19 Mei 2026
0 dilihat
Titik Terang Formasi CPNS 2026 Rampung Akhir Mei, Berikut Bocoran Tes Terbaru KemenPAN-RB
Formasi CPNS 2026 mulai menemukan kepastian setelah pemerintah menargetkan kebutuhan ASN rampung akhir Mei tahun ini. Foto: Repro Pemkab Pemalang

" Pemerintah mulai memberi sinyal pembukaan seleksi CPNS 2026 "

JAKARTA, TELISIK.ID - Pemerintah mulai memberi sinyal pembukaan seleksi CPNS 2026, setelah penyusunan formasi ASN ditargetkan rampung akhir Mei dengan kebutuhan pegawai mencapai ratusan ribu orang.

Harapan jutaan pencari kerja untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 mulai menemukan arah yang lebih jelas.

Meski pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi pembukaan seleksi, sejumlah pernyataan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian PAN-RB mulai memberi gambaran mengenai tahapan rekrutmen aparatur sipil negara tahun ini.

Antusiasme masyarakat terhadap seleksi CPNS masih tinggi, terutama di kalangan lulusan baru yang mencari kepastian kerja di sektor pemerintahan.

Di tengah situasi itu, publik mulai menunggu kepastian mengenai formasi, jadwal seleksi, hingga sistem tes yang akan digunakan pemerintah pada tahun 2026.

Salah satu perkembangan terbaru datang dari proses penyusunan kebutuhan formasi ASN yang disebut hampir rampung pada akhir Mei 2026.

Penyusunan Formasi ASN Ditarget Rampung Akhir Mei

Pelaksana Tugas Direktur Perencanaan Kebutuhan ASN BKN, Muhammad Ridwan, menjelaskan bahwa kebutuhan formasi untuk masing-masing instansi diperkirakan selesai pada akhir Mei tahun ini.

Pernyataan itu disampaikan dalam program “BKN Menyapa ASN Series ke-26” di kanal YouTube #ASNPelayanPublik. Menurut Ridwan, setelah tahapan penyusunan formasi selesai, proses seleksi ASN berpotensi mulai bergerak pada pertengahan tahun.

“Pada akhir bulan Mei tahun ini, tahun 2026 mestinya formasi untuk masing-masing atau kebutuhan perencanaan kebutuhan atau formasi untuk masing-masing instansi itu bisa dikeluarkan oleh Menteri PAN RB dan proses seleksi ASN-nya bisa mulai berlangsung pada setelah itu, setelah bulan Mei, bulan Juni gitu,” jelas Muhammad Ridwan, seperti dikutip dari laman Fajar, Selasa (19/5/2026).

Pernyataan tersebut memunculkan spekulasi bahwa tahapan awal CPNS 2026 kemungkinan mulai dibuka pada Juni mendatang. Namun hingga saat ini pemerintah belum menetapkan tanggal resmi pembukaan seleksi nasional.

Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2026 Dimulai Bulan Depan, Berikut Penjelasan Formasi hingga Syaratnya

Pemerintah Masih Susun Jadwal Rekrutmen

BKN menegaskan proses penyusunan jadwal rekrutmen ASN masih berlangsung dan belum memasuki tahap finalisasi. Pemerintah masih melakukan penyesuaian terhadap berbagai kebutuhan instansi sebelum menetapkan jadwal resmi.

Analis SDMA Ahli Madya BKN, Adi Fauzan Albantani, mengatakan jadwal seleksi masih disusun dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kebutuhan instansi hingga kesiapan anggaran negara.

“Jadi, Bapak, Ibu sekalian, teman-teman bahwa sekarang pemerintah sedang menyusun jadwal ya untuk rekrutmen ASN tahun 2026 dan jadwal ini tentunya disesuaikan dengan banyak sekali hal-hal yang melibatkan proses pengadaan ASN tahun 2026,” ungkapnya.

Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa sejumlah kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah masih mengusulkan kebutuhan formasi masing-masing. Usulan tersebut nantinya akan diverifikasi pemerintah pusat sebelum diputuskan secara nasional.

Karena itu, meski Juni mulai disebut sebagai waktu awal tahapan seleksi, masyarakat diminta menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

Kebutuhan ASN Capai Ratusan Ribu Pegawai

Di tengah proses penyusunan formasi, pemerintah juga mengungkap kebutuhan ASN tahun 2026 cukup besar. Salah satu penyebabnya adalah tingginya angka pegawai yang memasuki masa pensiun.

Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, mengatakan pemerintah saat ini menghadapi kebutuhan pengisian pegawai dalam jumlah besar.

“Dan kami juga kan sudah menyediakan sekitar 160 ribu pensiun yang memang harus diisi,” ujar Rini Widyantini di Gedung KemenPAN-RB, Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026.

Jumlah tersebut menjadi salah satu sinyal bahwa peluang formasi CPNS tahun ini kemungkinan lebih besar dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Meski demikian, pemerintah menegaskan jumlah akhir formasi tetap akan disesuaikan dengan kebutuhan birokrasi dan prioritas pelayanan publik.

Menurut Rini, pemerintah tidak hanya membuka lowongan berdasarkan jumlah pegawai pensiun, tetapi juga mempertimbangkan kompetensi jabatan yang dibutuhkan masing-masing instansi.

Kesiapan Anggaran dan Sistem Rekrutmen

Selain formasi, kesiapan anggaran menjadi faktor penting sebelum pemerintah mengumumkan pembukaan seleksi CPNS 2026.

Rini Widyantini menjelaskan pemerintah masih melakukan pembahasan terkait kesiapan pendanaan dan sistem rekrutmen nasional agar proses seleksi berjalan sesuai kebutuhan.

“Kita sudah mengajukan kepada Menteri Keuangan mengenai kesiapan anggarannya begitu kan. Nggak bisa ujug-ujug kita umumkan, nggak bisa. Harus tahu kompetensinya,” jelasnya.

Baca Juga: Viral Video Pendaftaran CPNS Kemenkeu 2026, Begini Penjelasannya

Pemerintah juga diperkirakan tetap menggunakan sistem seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT) seperti pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Tahapan seleksi kemungkinan meliputi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), hingga Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Jika mengacu pada pola seleksi sebelumnya, pengumuman CPNS diperkirakan berlangsung pada paruh kedua tahun berjalan. Pada seleksi 2024 misalnya, pengumuman dimulai sekitar Agustus sebelum berlanjut ke tahapan administrasi dan tes kompetensi.

Karena itu, banyak calon pelamar mulai mempersiapkan diri lebih awal dengan mempelajari materi SKD, memperbarui dokumen administrasi, serta memantau kebutuhan formasi yang diperkirakan akan banyak dibuka pada sektor pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan transformasi digital birokrasi.

Bagi sebagian masyarakat, seleksi CPNS masih dianggap sebagai jalur pekerjaan yang menawarkan kepastian karier dan stabilitas ekonomi. Karena itu, perkembangan informasi mengenai formasi dan jadwal seleksi terus menjadi perhatian jutaan pencari kerja di Indonesia. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga