KENDARI, TELISIK.ID - Demontrasi penolakan kedatangan 500 TKA China di Sulawesi Tenggara (Sultra) dilakukan Aliansi Mahasiswa IAIN Kendari.
Jendral Lapangan Aliansi Mahasiswa IAIN Kendari, Beny Putra Lamangga menuturkan, hari ini mereka melakukan aksi guna menolak kedatangan 500 TKA China yang hadir di Sultra dengan beberapa tuntutan.
"Hari ini kami turun dengan tuntutan menolak TKA China, kami tidak melarang investasi tetapi harus sesuai dengan prosedural, seperti 49 TKA yang penggunaan visanya memakai visa kunjungan harusnya selesaikan dulu 49 TKA itu," ungkapnya, Senin (22/6/2020).
Beny juga melanjutkan, gerakan yang dibangun ini mempunyai landasan yang kuat dengan berbagai data yang didapatkan, tidak menghargai prosedural dan regulasi yang ada.
Baca juga: Polisi tak Bisa Selesaikan Konflik Antar Desa, Warga Beton Perbatasan
