TPID Kendari Pastikan Pasokan Minyak Goreng Aman Jelang Idul Adha 2026

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Jumat, 22 Mei 2026
0 dilihat
TPID Kendari Pastikan Pasokan Minyak Goreng Aman Jelang Idul Adha 2026
Asisten II Setda Kota Kendari, Nismawati, memimpin sidak pasar menjelang Idul Adha 2026 memastikan stok pangan aman. Foto: Ist.

" Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, TPID Kota Kendari memantau pasar tradisional dan swalayan memastikan stok minyak goreng aman serta harga kebutuhan pokok terkendali "

KENDARI, TELISIK.ID - Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, TPID Kota Kendari memantau pasar tradisional dan swalayan memastikan stok minyak goreng aman serta harga kebutuhan pokok terkendali.

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kendari melakukan monitoring ketersediaan pasokan serta harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional dan swalayan modern, Jumat (22/6/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memastikan distribusi kebutuhan masyarakat tetap berjalan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Baca Juga: Tiba di Arab Saudi, Wamenag Apresiasi Kinerja Tim Koordinasi Haji 2026

Monitoring dipimpin langsung Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kendari, Nismawati, bersama jajaran Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Kendari serta instansi terkait lainnya. Salah satu titik pemantauan berada di Pasar Sentral Kota Kendari yang menjadi pusat aktivitas perdagangan masyarakat.

Pemantauan beras medium di Pasar Sentral Kendari menjelang Idul Adha 2026. Foto: Ist.

 

Dalam sidak tersebut, tim memantau langsung perkembangan harga kebutuhan pokok di tingkat pedagang. Selain itu, TPID juga memastikan distribusi barang dari distributor ke pasar tetap berjalan lancar, terutama untuk komoditas yang beberapa hari terakhir sempat mengalami keterbatasan pasokan, seperti minyak goreng.

Pemantauan tidak hanya dilakukan di pasar tradisional. TPID Kota Kendari turut mendatangi sejumlah swalayan modern untuk mengecek ketersediaan stok serta perkembangan harga bahan pokok. Berdasarkan hasil monitoring, distributor dan pengelola swalayan memastikan pasokan minyak goreng kembali masuk sebelum Idul Adha sehingga kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi.

Asisten II Setda Kota Kendari, Nismawati, mengatakan pemerintah terus melakukan pengawasan secara rutin untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Pasar tradisional di Kendari dipantau TPID menjelang Idul Adha 2026 guna menjaga stabilitas harga pangan. Foto: Ist.

 

“Pemerintah terus melakukan pengawasan agar distribusi tetap berjalan lancar dan harga kebutuhan pokok masih dalam batas yang terjangkau masyarakat,” ujar Nismawati alam keterangannya.

Berdasarkan hasil monitoring TPID di Pasar Sentral Kendari, sejumlah komoditas terpantau masih berada pada harga relatif stabil meskipun terdapat kenaikan tipis pada beberapa bahan pangan. Harga beras medium tercatat sekitar Rp13 ribu per kilogram, sedangkan daging sapi dijual di kisaran Rp140 ribu per kilogram.

Untuk komoditas telur, harga telur ayam ras berada di kisaran Rp 60 ribu per rak atau sekitar Rpn2.600 per butir. Telur ayam kampung dijual sekitar Rp 4 ribu per butir, sementara telur itik mencapai Rpn4.500 per butir.

Pada komoditas hortikultura, bawang merah dijual sekitar Rp45 ribu per kilogram. Cabai merah berada di kisaran Rp65 ribu per kilogram, sedangkan cabai rawit mencapai Rp 60 ribu per kilogram.

Minyak goreng kembali tersedia di pasar Kendari menjelang Idul Adha 2026 setelah pasokan mulai normal. Foto: Ist.

 

Sementara itu, minyak goreng yang sebelumnya sempat mengalami kelangkaan di beberapa wilayah mulai kembali tersedia di pasaran.

Harga minyak goreng berada di kisaran Rp 23 ribu hingga Rp25 ribu per liter. TPID Kota Kendari memastikan distribusi baru dari distributor mulai masuk dan diperkirakan kondisi pasokan kembali normal dalam beberapa hari mendatang.

Selain minyak goreng, kebutuhan pokok lainnya juga terpantau stabil. Harga gula pasir berada di angka Rp 18 ribu per kilogram, bawang putih Rp 40 ribu per kilogram, tepung terigu Rp 12 ribu per kilogram, ikan kembung Rp 50 ribu per kilogram, hingga mi instan sekitar Rp 4 ribu per bungkus.

Baca Juga: Rektor IAIN Kendari Pantau Jemaah Calon Haji Asal Sultra di Mekkah

Di sektor hasil hortikultura dan perikanan, pisang ambon lokal dijual sekitar Rp 15 ribu per kilogram, jeruk Rp 8 ribu per kilogram, sedangkan udang mencapai Rp 70 ribu per kilogram.

Pemerintah Kota Kendari berharap monitoring rutin tersebut dapat menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah menjelang Idul Adha. Pengawasan distribusi juga dilakukan untuk mengantisipasi praktik penimbunan maupun lonjakan harga yang dapat berdampak terhadap daya beli masyarakat.

TPID Kota Kendari memastikan pemantauan akan terus dilakukan hingga mendekati pelaksanaan Idul Adha guna memastikan stok bahan pokok tetap aman serta harga tetap terkendali di pasaran. (D-Adv)

Penulis: Ahmad Jaelani

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga