Viral Anak SMA Tak Bisa Matematika, Sebut IQ Indonesia 78,49 dan Stella Christie Meradang
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Kamis, 27 Februari 2025
0 dilihat
Video siswa tak bisa matematika viral, IQ Indonesia kembali diperdebatkan. Foto: Repro Tribunnews
" Belum lama ini beredar video yang menggambarkan siswa SMP dan SMA yang tidak bisa matematika "

JAKARTA, TELISIK.ID - Belum lama ini beredar video yang menggambarkan siswa SMP dan SMA yang tidak bisa matematika. Yang memalukan, mereka kesulitan saat harus melakukan perkalian atau pembagian sederhana.
Padahal, perkalian dan pembagian adalah pelajaran dasar matematika untuk anak sekolah. Kasus ini membuat publik kembali membahas hasil survei yang dilakukan Richard Lynn dan David Becker.
Mengutip Tribunnews, Kamis (27/2/2025), disebutkan bahwa rata-rata IQ orang Indonesia adalah 78,49. Angka ini cukup rendah jika dibandingkan dengan rata-rata global yang berada di angka 100.
Survei Lynn dan Becker dilakukan sejak 1999 hingga 2015. Hasil penelitian mereka kemudian diterbitkan dalam buku The Intelligence of Nations pada tahun 2019. Buku ini kembali mencuat setelah viralnya siswa yang tak bisa mengerjakan soal matematika dasar.
Meski demikian, data tersebut kini mulai dipertanyakan karena adanya perubahan signifikan. Faktor seperti peningkatan akses pendidikan dan perbaikan gizi diduga berkontribusi pada peningkatan kecerdasan.
Data terbaru dari The International IQ Test menunjukkan IQ rata-rata Indonesia kini 92,64. Meski mengalami peningkatan, IQ Indonesia masih berada di bawah standar internasional.
Baca Juga: Sosok Kades Wiwin Komalasari: Ngaku Geli Bawa Nasi Berkat Kerap Viral Pamer Harta
Secara umum, IQ diukur dengan skala standar, di mana angka 100 dianggap sebagai rata-rata global. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah IQ rendah mencerminkan kecerdasan masyarakat Indonesia.
Menanggapi polemik ini, Wakil Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi Stella Christie angkat bicara. Stella menolak hasil survei yang menyebut IQ Indonesia rendah.
"Jangan sampai kita, kalau ada yang berpikiran bahwa ini ada faktor mungkin dari genetika atau IQ, itu sama sekali tidak benar," tegas Stella.
Ia menilai faktor pendidikan menjadi alasan utama rendahnya kemampuan matematika siswa. Stella juga mempertanyakan validitas penelitian yang menyebut IQ Indonesia hanya 78,49.
"Penelitian IQ 78 itu dari seseorang, saya lupa namanya, tapi karya peneliti itu ditolak sebagai sebuah penelitian," ujarnya.
Ia meminta masyarakat untuk tidak mempercayai hasil survei tersebut. "Jangan kalian percaya, jangan kita percaya kalau dikatakan IQ orang Indonesia itu 78, jauh lah IQ kita dari angka itu," lanjutnya.
Baca Juga: Viral Lagu Bayar Polisi, Band Sukatani Ditarik Kapolri jadi Duta Kritik Kepolisian
Lebih lanjut, Stella mengkritik fokus masyarakat terhadap angka IQ yang dianggap terlalu berlebihan. "Nah, kalau boleh saya agak keras ya, itu tolong itu ditaruh, dibuang katong sampah, nggak pernah dibuka lagi itu," tegasnya.
Menurutnya, fokus pada IQ justru bisa menyesatkan cara berpikir seseorang. "Orang Indonesia, kita lupakan saja itu IQ, tapi nilai-nilai ulangan, tes, itu penting," katanya.
Ia menilai hasil belajar lebih mencerminkan kemampuan seseorang dibanding angka IQ..Stella menekankan pentingnya menerapkan pola pikir berkembang atau growth mindset.
"Itu kita akan selalu berpikir, oh anak itu tidak pintar. Karena IQ itu kan fiks," katanya. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Fitrah Nugraha
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS