Viral Link Video Syur CCTV 50 Detik 2 Nakes di RSUD, Begini Penjelasannya
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Senin, 05 Januari 2026
0 dilihat
Video CCTV berdurasi 50 detik diduga melibatkan dua nakes RSUD Kudus viral. Foto: Repro Disway.
" Beredar video asusila berdurasi 50 detik yang diklaim melibatkan dua oknum tenaga kesehatan "

KUDUS, TELISIK.ID - RSUD dr Loekmono Hadi Kudus menjadi sorotan publik pada awal 2026 setelah beredar video asusila berdurasi 50 detik yang diklaim melibatkan dua oknum tenaga kesehatan.
Rekaman hitam putih itu menyebar luas di media sosial dan memantik perhatian masyarakat karena dikaitkan dengan lingkungan pelayanan publik.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun media sosial @ketutdewi_99 dan kemudian beredar dari satu platform ke platform lain.
Dalam tayangan itu, tampak seorang pria dan seorang perempuan berseragam putih berada di sebuah ruangan tertutup. Unggahan disertai narasi kecaman terhadap dugaan perilaku tidak pantas yang disebut terjadi di lingkungan RSUD milik Pemerintah Kabupaten Kudus.
Penyebaran video ini menuai reaksi luas. Selain jumlah penayangan yang mencapai belasan ribu kali, unggahan juga dibagikan puluhan kali. Namun, kolom komentar pada unggahan tersebut dinonaktifkan oleh pemilik akun, sehingga publik tidak dapat menyampaikan tanggapan secara terbuka di unggahan awal.
Baca Juga: Wanita Hijab Hitam Viral Ludahi Al-Quran Tanpa Busana Diintai Bareskrim, Ini Jeratan Hukumnya
Narasi yang menyertai video menyoroti dugaan pelanggaran etika dan moral oleh oknum pegawai BLUD RSUD dr Loekmono Hadi Kudus. Rumah sakit diposisikan sebagai ruang pelayanan publik yang menuntut standar perilaku profesional, empati, dan penghormatan terhadap pasien serta lingkungan kerja.
Menanggapi viralnya video tersebut, Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, dr Abdul Hakam, menyatakan pihaknya segera mengambil langkah internal. Ia menyebutkan manajemen akan menggelar rapat khusus untuk membahas persoalan yang dinilai meresahkan masyarakat.
“Ini memang meresahkan. Kami akan melakukan rapat khusus untuk membahasnya,” kata dr Abdul Hakam, seperti dikutip dari Disway, Senin (5/1/2026).
Hakam menegaskan, pihaknya belum dapat memastikan kebenaran rekaman yang beredar, termasuk asal video dan identitas dua orang yang terekam. Menurut dia, perlu penelusuran menyeluruh sebelum menarik kesimpulan apa pun terkait peristiwa tersebut.
Ia juga menyampaikan bahwa manajemen RSUD mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam menyikapi isu ini. Prinsip tersebut, kata Hakam, penting agar proses klarifikasi berjalan objektif dan tidak merugikan pihak mana pun sebelum fakta terverifikasi.
Baca Juga: Begini Nasib Kepala Dinas yang Viral Lewat VCS 23 Detik dengan Wanita, Tertawa Arahkan Kemera ke Celana
“Semuanya kita kembalikan pada prinsip praduga tak bersalah terlebih dahulu,” ujar Hakam.
Pihak RSUD memastikan proses internal akan dilakukan sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan terhadap sistem keamanan dan rekaman CCTV yang ada. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya menjaga tata kelola, etika profesi, serta kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang menyatakan bahwa video tersebut berasal dari CCTV RSUD dr Loekmono Hadi Kudus. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS