adplus-dvertising

Wabup: Pembangunan Rumah Adat Patowonua Bukti Perhatian Pemda Atas Nilai Budaya Tolaki

Muh. Risal H, telisik indonesia
Selasa, 28 Juni 2022
691 dilihat
Wabup: Pembangunan Rumah Adat Patowonua Bukti Perhatian Pemda Atas Nilai Budaya Tolaki
Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Abbas, SE di acara pengukuhan DPD LAT Kolaka Utara, DPD HIPTI Kolaka Utara, dan Tamalaki Patowonua. Foto: Diskominfo Kolaka Utara

" Pembangunan rumah adat patowonua bukti perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Utara atas pelestarian nila dan budaya Tolaki di Kolaka Utara "

KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Pembangunan rumah adat patowonua bukti perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Utara atas pelestarian nila dan budaya Tolaki di Kolaka Utara.

Pernyataan itu, disampaikan Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Abbas, SE saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan pelantikan Dewan Pengurus Daerah Lembaga Adat Tolaki (DPD LAT) Kolaka Utara, DPD Himpunan Pengusaha Tolaki Indonesia (HIPTI) Kolaka Utara, dan Tamalaki Patowonua, Minggu (26/6/2022) kemarin.

"Tentu semua ini kami lakukan karena  kesadaran kolektif masyarakat Kolaka Utara untuk mengangkat citra yang positif Kolaka Utara sebagai Kabupaten yang madani di Provinsi Sulawesi Tenggara," kata Abbas.


Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara, sangat mengapresiasi masyarakat yang perduli terhadap nilai-nilai budaya yang telah hidup dan berkembang di tengah-tengah masyarakat sejak dulu.

Semua patut berbangga, sebab lanjut wabup, Kolaka Utara memiliki kekayaan dan keragaman budaya lokal yang patut dilestarikan secara bijak.

"Atas dasar itu, Pemkab Kolaka Utara bertanggung jawab dalam pembangunan dan pelestarian budaya lokal termasuk budaya Tolaki sebagai suku asli di Kolaka Utara," tukasnya.

Kata Abbas, budaya dan adat istiadat secara universal harus dilihat dan dipahami sebagai salah satu sumber utama dari sistem tata nilai dalam masyarakat yang diharapkan dapat membentuk sikap, mental, dan pola pikir manusia yang positif.

Rumah adat patowonua Kabupaten Kolaka Utara terletak di Desa Pitulua Kecamatan, Lasusua. Tepatnya di jung Selatan wisata pasir putih. Foto: ist

 

"Olehnya itu, menjadi tugas lembaga adat, termasuk Lembaga Adat Tolaki yang ada di Kolaka Utara dapat menumbuhkan kembali budaya dan adat istiadat Tolaki agar tetap bersemi dan tumbuh berkembang di bumi Patowonua ini," jelasnya.

Politisi PKB ini berharap, pengurus LAT Kolaka Utara dapat menjadi contoh bagi paguyuban lain yang ada di Kolaka Utara.

Baca Juga: Kominfo Buteng Respon Kolaborasi HIPMI Buteng Kembangkan Edukasi Pemasaran Digital

"Mari kita bangun bersama-sama persaudaraan dengan seluruh komponen masyarakat yang ada di Kolaka Utara. Mari kita jadikan Kolaka Utara sebagai daerah yang maju, aman, dan sejahtera," serunya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kolaka Utara ini juga meminta, tiga lembaga yang telah resmi terbentuk, LAT, HIPTI dan Tamalaki menjadi mitra diskusi bagi Pemerintah Daerah dan senantiasa menjadi pionir dalam menjaga norma dan nilai-nilai sosial yang baik.

"Jadikanlah organisasi kita ini, menjadi penopang pembangunan daerah dan teruslah memberikan dukungan dan penguatan dalam menjaga nilai budaya Tolaki yang positif," pinta Wabup.

Tidak lupa Wabup menyampaikan terimakasih kepada Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, atas kunjungannya di bumi Patowonua. Bumi yang senantiasa dirindukan sejak dulu hingga sekarang. Bumi yang banyak dikunjungi untuk mecari penghidupan karena kesuburan tanahnya dan keramah-tamahan warganya.

"Mewakili masyarakat Kabupaten Kolaka Utara saya ucapkan terimakasih atas kehadiran Bapak Wakil Gubernur, pribadi Lukman Abunawas," ucap dia.

Diketahui, sejak resmi menjadi kabupaten otonomi baru, 18 Desember 2003 lalu dengan lahirnya Undang-undang Nomor 29 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Bombana, Kabupaten Wakatobi, dan Kabupaten Kolaka Utara.

Yang ditandai dengan pelantikan dr. Ansar Sangka sebagai Pejabat Bupati Kabupaten Kolaka Utara pertama oleh Gubernur Ali Mazi pada tanggal 21 Januari 2004 lalu.

Hingga tahun 2019 rumah adat yang diidam-idamkan warga Tolaki di Kolaka Utara sebagai simbol eksistensi budaya masyarakat Tolaki  di masa lampau di Lipu Patowonua belum juga ada.

Baca Juga: Anggota Polres Manggarai Timur Dampingi Perawatan Lansia Penderita Katarak

Tahun 2020 lalu, barulah Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Utara di bawa kepemimpinan Nur Rahman - Abbas (An-Nur) mewujudkan impian masyarakat Tolaki dengan membangun rumah ada Patowonua yang terletak di ujung selatan Pasir Putih Pantai Berova, Desa Pitulua, Kecamatan Lasusua.

Terkait rumah adat, Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kolaka Utara, Sadaruddin, S.Pd menuturkan jika kedepannya kawasan pembangunan rumah ada Patowonua akan menjadi objek wisata budaya.

"Planningnya kedepankan Rumah Adat Patowonua akan jadi wisata budaya," bebernya.

Kata dia, saat ini rumah adat sudah bisa dikunjungi menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat setelah Dikbud Kolaka Utara membuat akses jalan menuju lokasi rumah adat.

"Kalau dulu kan kita jalan kaki menyusuri tepi pantai ketika air surut atau menggunakan perahu tapi Alhamdulillah sekarang masyarakat sudah bisa berkunjung menggunakan kendaraan," urainya. (B-Info)

Penulis: Muh Risal H

Editor: Musdar

Artikel Terkait
Baca Juga